Suami istri selayaknya pakaian, begitu Al Qur’an mengkiaskan. Suami pakaian istri demikian pula sebaliknya. Pakaian tuk menutupi aurat [sesuai syariat tentunya], menjadikan indah pandangan mata. Indah dalam pandangan mata pasangan juga sedap dipandang orang lain. Saling nasehat menasehati dalam kebaikan dan kesabaran. Seperti halnya suami-istri dalam tulisan ini. Semoga Allah memudahkan saya dalam mengambil setiap hikmah dari orang-orang di sekitar saya. Aamiiin
(read more ...)Keno opo ati digawe kuciwo
wong nyatane rizki tan keno di nyono
lha njur ngopo urip di gawe nelongso
wong nasibe wis di nulis sing kuwoso
Gusti ora sare
Gusti ora sare
Gusti Allah pirso karo awake dewe
Mengapa hati dibuat kecewa
bila kau tau dunia sementara
mengapa jiwa selalu merana
bila kau hidup dalam naunganNya
Allah tidak tidur
Allah tidak tidur
Allah Maha tau segala-galanya
Gusti ora sare
Gusti ora sare
Gusti Allah pirso karo awake dewe
didunia hidup hanya sementara
carilah dunia cukup yang sekedarnya saja
di akhirat hidup untuk selamanya
bersiaplah dengan bekal iman dan taqwa
didunia hidup hanya sementara
carilah dunia cukup yang sekedarnya saja
di akhirat hidup untuk selamanya
bersiaplah dengan bekal iman dan taqwa
Gusti ora sare
Gusti ora sare
Gusti Allah pirso karo awake dewe
Album : Gusti Ora Sare
Munsyid : Suara Syuhada
(read more ...)
Ahlan wa sahlan ya Ramadhan...ditulis oleh beliau Ustadz Syatori AR, Drs. Pengasuh Pondok pesantren mahasiswi Darush Shalihat Yogyakarta. Sebagai bekal menyambut Ramadhan 1432 H. Teruntuk sahabat-sahabatku yang merindu...
Semoga bermanfaat...
Ramadhan, harum baumu memutihkan kehidupan. Cerah wajahmu memerahkan nyali perjuangan. Rekah senyummu menguningkan padi ketundukkan. Lembut sapamu menghijaukan padang ketenangan...
Subhanallah, Tamu Agung itu...
Ramadahn, tamu agung yang diruindu itu sebentar lagi akan tiba mengunjungi hari-hari kita selama sebulan penuh.
Ya Allah,berkahilah Ramadhan kami kali ini, jadikan ia taman surga, tempat kami membebaskan diri dari segala jeratan belenggu hawa nafsu. Jadikan ia mentari selalu menerangi jalan hidup kami menuju surga-Mu...
Apa yang sudah kita siapkan?
Siapa pun tamunya, pasti membawa berkah, lebih-lebih tamu Ramadhan. Tapi siapkah kita menerima berkah Allah lewat Ramadhan ini? semua bergantung pada sikap terhadapnya, baik sebelum, ketika dan sesudah ia datang.
Adab menerima tamu
Islam menetapkan bahwa menerima tamu itu ada adabnya, yaitu ;
- Menyiapkan rumah kita agar tak terkesan sebagai rumah hantu.
- Membersihkan rumah dari segala kotoran yang mengganggu
- Menyiapkan hidangan terlezat selera “daqu"
- Menyambut dengan senyum menyentuh qalbu
- Menempatkan tamu di tempat yang nyaman
Rumah Hantu, Hati Hantu
Siapa pun tidak akan mau bertamu di rumah hantu, yaitu rumah yang pantasnya dihuni oleh makhluk hantu (pasti ngeri dan serem!!)
Hati hantu adalah hati yang di dalamnya tidak ditemukan sifat-sifat terpuji yang dibenci oleh para hantu bernama syetan, seperti : qana’ah, tawakal, khauf, roja’, ikhlas, rahmah dst. Justru yang bercokol dihati hantu adalah sifat-sifat tercela yang disuka hantu syetan, seperti ; syirik, nifaq, riya’, sum’ah, sombong, dendam, kiki dll.
Ramadhan tidak akan mau mengunjungi siapapun yang masih berhati hantu seperti ini. karena itu, inilah saatnya kita menghilangkan bahkan mengikis habis semua “hantu” yang masih bergentanyangan memenuhi jagat hati kita, dengan kita hunuskan pedang jihadun nafsi (brejuang melawan nafsu) dan kita babatkan ke nafsu yang telah menghantukan hati kita, dengan cara :
- Senyumlah kepada orang tidak kita suka
- Berikanlah segala yang kita suka (Alhamdulillah...)
- Beramallah dengan kebaikan yang nafsu kita sangat tidak suka (Laa ilaaha illallaah...)
- Balaslah keburukan orang dengan kebaikan yang paling ia suka (Allahu Akbar...)
Rumah kotor, Hati Kotor
Siapapun akan enggan bertamu di rumah yang kotor dan bau. Kalau pun terpaksa bertamu, hanya bisa bertahan beberapa menit.
Ramadhan adalah tamu yang sangat bersih dan suka dengan yang bersih. Maka ia sangat suka mengunjungi hamba-hamba yang berhati bersih, dan enggan serta tidak betah mengunjungi orang-orang yang berhati kotor dan bau. Sehingga orang-orang yang berhati kotor hanya mersakan kehadiran Ramadhan itu hanya dalam beberapa hari saja. Selebihnya tidak terasa lagi kehadirannya, adanya sama seperti tiadanya (Wal ‘iyadzu billah)
Hidangan Lezat, Hati Nikmat
Setiap tamu pasti senang disuguh hidangan lezat nan nikmat. Begitu pulalah tamu Ramadhan, yang sebentar lagi datang mengunjungi kita, sangat suka dengan hidangan-hidangan lezat lagi nikmat. Apakah hidangan itu? Bukan makanan. Bukan pula minuman, melainkan amal ibadah dan amal shalih yang telah kita rasakan nikmat-lezatnya sampai ke hati kita.
Amal ibadah dan amal shalih yang belum dirasakan nikmat lezatnya sampai ke hati, akan menjdai suguhan yang tidak enak bagi sang tamu Ramadhan. Akibatnya, diapun tida betah membersamai kita, dan kita pun damal 2 atau 3 hari kemudian merasakan letih, jenuh, dan bosa dengan mala-amal Ramadhan. Ramadhan pun “pergi” meninggalkan kita tanpa pesan, tanpa kesan.
Bagaimana caranya agar kita bisa menikmati lezati segala amal baik kita? Berikut langkah-langkahnya :
- Membeningkan hati sebening-beningnya
- Mengikhlaskan semua amal baik kita semata-mata karena dan untuk Allah
- Berjuang untuk tidak pernah henti mengamalkan segala kebaikan.
Senyum Ramadhan, bahagia Kita
Tamu mana yang tak senang disambut snyum tulus menawan. Ramadhan pun akan bahagia, saat dari “Jauh” ia melihat kita tersenyum bahagia menyambut.
Senyum kita adalah bahagia kita yang tak terperi, berseri bagai cerianya pagi hari menyambut hadirnya mentari, atau bagai sang putri yang mengimpikan menjadi bidadari.
Senyum kita kepada Ramadhan adalah buncahan rindu yang mensyahdu dalam suratan doa-doa yang tiada henti agar kita segera dipertemukan kembali dengan Ramadhan.
Senyum kita kepada Ramadhan adalah serpihan cinta yang menyatu dalam siratan khusyu’ khudu’nya hati kita dalam dekpan ta’abbud kepada-Nya.
Akhirnya, semoga kelak kita bisa menempatkan Ramadhan di tempat yang paling disukainya, yaitu hati yang telah berselimutkan iman dan ihtisab kepada Allah Ta’ala.
Iman akan membuat amal-amal Ramadhan kita lakukan semata-mata karena cinta kepada Allah Ta’ala dan rindu untuk berjumpa dengan-Nya di taman surga.
Ihtisab akan membuat semua amal baik kita di bulan Ramadhan ini kita lakukan semata-mata karena Allah, hanya ingin dibalas Allah Ta’ala. Dan cukuplah hanya Allah sebaik-baik yang memberi balasan.
Rasulullah SAW bersabda :”barangsiapa yang berpuasa(riwayat lain menyebut beribadah) di bulan Ramadhan, semata-mata karena iman dan ihtisab kepada Allah, maka akan diampunilah dosa-dosanya di masa lalu.” (HR. Muslim)
Semoga Ramadhan kita kali ini menjadi Ramadhan yang terbaik dalam hidup kita. Karena bisa jadi inilah Ramadhan kita yang terakhir...
Ya Allah akhirilah hidup kami husnul khotimah. Dan jadikanlah surga sebaik-baik tempat pertemuan kami dengan semua orang yang kami cintai, di alam akhirat nanti.
(read more ...)
[to be continued]
http://inspirasimustika.blogspot.com/2011/04/astaghfirullah.html
(read more ...)Tulisan ini saya copas dari blog saya, silahkan kunjungi lebih lanjut di http://inspirasimustika.blogspot.com/2010/12/menjemput-rizeki.html
(read more ...)
“Haiii....” sapaan 2 kakak beradik berseragam SD Muh. Purwanggan yang tiba-tiba muncul di pintu kantor. Keheningan kami terusik. Serempak kami melihat pintu. Sang ayah langsung menjawab “wa’alaykumsalam”. Kedua kakak beradik tersenyum sambil menghampiri sang ayah. “Lho kok ra salim” sapa sang ayah kemudian diikuti uluran tangan sang anak menyalami teman-teman kantor yang putra. Melihat muka keduanya merah padam saya ikut nimbrung,”sampai sini naik apa le” (panggilan jawa untuk anak laki-laki-Red). “naik bis” jawab sang kakak sambil melihatku. “terus kesininya?” “jalan kaki..” Subhanallah.
Melepas baju atasan dan ternyata di dalamnya mereka memakai kaos sambil berkata,”panas..panas”. Oh,.pasti panas! Tengah hari gini dengan cuaca cerah di Jogja, siang ini. Naik bus kota jalur 15 dari jl KH Ahmad Dahlan-Jl Godean 15an menit selanjutnya berjalan kaki 300an m tentu membuatmu kepanasan Nak. Kakak-beradik, SD kelas 2 dan 4, bukan tipe bongsor... kalian pemberani Nak. Tapi ...begitulah anak-anak. Merah padam, berkeringat tak membuat mereka kecapekan. Melihat sang ayah serius di depan laptopnya mereka hanya melongok monitor, terus ngeloyor keluar setelah sang adik bilang,’’iki lho mas..iki lho mas’’. Di luar mereka melihat pekerja-pekerja sedang membetulkan saluran air. Masuk lagi ke dalam kantor langsung duduk di depan computer, kebetulan tak terpakai. Sang ayah meninggalkan laptopnya entah kemana. Sang kakak langsung menduduki kursi sang ayah. Penguasa berganti. ’’iki lho mas..iki lho mas’’ sang adik berkata lagi. Sang kakak mendekati adik. Entah apa kesibukan mereka. Saya juga sibuk nulis ini. Oh..terlihat sang kakak kembali ke kursi sang ayah. ’’iki lho mas..’’ masih ditempat yang sama sang kakak mengomando sang adik apa yang harus dilakukan. Mereka sibuk di depan monitornya masing-masing. Game online.
Sebenarnya aktivitas ini biasa saya lihat. Sang ayah biasa menjemput kedua putranya sepulang sekolah dan dibawa ke kantor. Mereka melakukan apa pun yang mereka suka, badminton, game online, bermain, beli makanan di koperasi tentu saja bonnya mereka tulis di buku ayah mereka[sepertinya ini mendidik berhutang..hehe]. Atau entah apa lagi yang mereka lakukan tanpa mengganggu kami sampai sang ayah selesai bekerja. Hmmm...ini rumah keduamu ya Nak. Mereka biasa diajak pulang hingga jam 16an. Sebenarnya aktivitas ini biasa saya lihat. Sang ayah lain ataupun sang ibu menjemput anak-anak mereka mulai dari pukul 13 hingga pukul 15 dan... membawa mereka di sini. Adakalanya.
Saya jadi teringat ketika kuliah dulu. Kedua putra salah satu dosen setiap pulang sekolah pulangnya ke kampus. Dari ketika seragam sekolah merah-putih menjadi biru-putih, biru-putih menjadi abu-abu putih. Sekarang tak berseragam...bisa jadi. Kampus rumah kedua bagi mereka. Makan siang, belajar dan entah apa yang mereka lakukan di ruang ayahnya. Tentu saja mereka tak mengganggu aktivitas ayahnya karena sang ayah memiliki dua ruang di gedung berbeda. Bahkan pernah kami melihat mereka pulang pukul 16an dan...lho? kok istri beliau juga pulang dari sini?padahal beliau kan tidak kerja disini? Begitu dulu kami terheran-heran.
Saya jadi teringat Ghozian Adlan (3 tahunan) ponakan. Sekolah play guk pesantren dekat sekolah mama kata dia. Sayang Samarinda tak seperti Jogja, dimana play group bisa sampai pukul 15. Jika mbak saya ngajar sore maka Ghozi pun ikut masuk kelas karena dia harus dijemput pukul 11 wita. Saya sempat nanya,”Ghozi ganggu ga mbak?’’ Mbak bilang tidak. Hanya saja Ghozi memiliki sifat penolong jadi ketika tulisan di papan sudah penuh Ghozi akan siap menghapus, ‘Ghozi aj ma’ kata dia ke mamanya dan akan bilang ke siswa, ini sudah Kak? J kacau.
Saya jadi teringat, ketika harus menemani bapak menginap beberapa hari di PKU. Shift pagi pukul 7-14 wib. Dari teras Multazam terhubung tangga menuju lantai 3 dan lantai 1. Macam tangga khusus karena tangga ini akan sibuk, bapak-bapak maupun ibu-ibu berseragam, hilir mudik menjelang pukul 7 dan setelah pukul 14an. Ada apa gerangan dilantai atas? Mengapa mereka membawa anak-anak dari yang masih dalam gendongan berbekal dot hingga anak-anak usia 3-4 tahunan ke rumah sakit? Mengapa pula ujung tangga lantai atas tertutup macam pagar? Hingga...beberapa hari berikutnya pertanyaan dalam benak saya terjawab. Ketika saya duduk di samping tangga dan kebetulan ada salah satu pegawai turun mengandeng anaknya saya menyapa sambil tersenyum, “lantai atas ada playgroupnya ya?” ‘iya, juga penitipan’ “oya? Masya Allah!” I like this. Salah satu rumah sakit swasta ternama di Jogja menyisihkan salah satu lantainya untuk playgroup dan penitipan bagi karyawannya. Apa mereka mengganggu kerja orang tuanya? Tentu saja tidak. Pernah terlihat oleh saya anak-anak berjalan-berlari dengan santainya di lantai bawah pukul 14an. Sang ayah hanya bertanya “mau kemana?” membiarkan sang anak berekspresi. Hmmm...ini rumah keduamu ya Nak.
Dan kini...ada yang sempat mencair dari pikiran yang lama sudah mengendap. Instansi yang menyelaraskan kewajiban untuk umum dan kewajiban untuk keluarga adalah idealita. Ada yang perlu direncanakan dengan matang ketika wanita memutuskan untuk berdaya bagi sesama dalam suatu instansi. Harus ada kerja ekstra menyelaraskan berbagai amanah. Diperlukan tim work yang saling bersinergi dalam pemberdayaan ini. Dan kini...disini, di tempat kita sendiri, sudah banyak fasilitas yang memudahkan Anda.
Pemilihan sekolah untuk anak macam teman kantor saya yang mengharuskan mereka berangkat pukul 6 karena berjarak puluhan kilometer, memang menyebabkan kemacetan semua jalur arah kota Jogja pagi hari. Tak terbayang pula ribetnya ngantor pukul 7 dengan mengendong bayi. Mana pula balita-balita itu masih tidur diboncengan dengan pakaian seragam. Tetapi lihatlah...bukankah itu membuat anak-anak tetap dekat dengan orang tua mereka. Tanpa terlihat mengekang dunia mereka karena mereka berhasil mencipta dunia mereka sendiri, disini...di dekat ayah-bunda. Ini yang namanya berjuang Nak...
Duniamu dimana Nak? Rasulullah akan bangga dengan jumlah kita yang banyak dan kompeten tentu saja. Dan ini sudah kita awali sedari kecil dulu, ketika kita sudah mampu melakukan pilihan. Ya...kita sudah mampu menentukan pilihan sejak kita lahir. Minimal memilih minuman dan makanan yang kita inginkan. Hingga... kita menjadi anak-anak. Kita mampu memilih baju, sepatu, teman dan tentu saja sekolah yang membuat kita nyaman. Kita memilih dunia kita. Orang tua kita memang tidak memutuskan pilihan dunia kita tetapi orang tua kita mengontrol arah dari pilihan dunia kita. Dan kini...dunia kita sudah terbentuk menuju kompetensi yang membaik setiap harinya.
Lantas...bagaimana dengan dunia anak kita?
Duniamu dimana Nak? Inilah yang mesti Anda rancang, bagi Anda yang sudah menikah dan memiliki anak, bagi Anda yang sudah menikah dan akan memiliki anak, bagi Anda yang baru menikah, bagi Anda yang berniat menikah, bagi Anda yang merancang pernikahan, bagi kita pengukir sejarah. Duniamu Nak...yang bisa kami lihat setiap saat yang mendukung keberdayaan kami, dan mendukung pertumbuhanmu dengan sehat. Jika pesan Rasulullah ajarilah anakmu berkuda, berenang dan memanah...maka akan nyunnah kita dengan poin plus saat mengajari anak-anak kita berenang, berkuda [kuda hidup dan kuda besi], memanah [menembak apa lagi dengan peluru kendali...]. Ya! Bisa jadi kita memfasilitasi sendiri. Tetapi kita ketika kita tidak mampu, kita bisa memanfaatkan fasilitas yang dipastikan ada di dekat kita. Memberdayakan sesama. Pilihlah duniamu Nak...dekat ayah bunda dengan semua fasilitas yang mengajarimu lebih mengenal Rabb-mu juga Rasul-mu.
Mungkin...kita perlu meneladani do’a Ibnu Jauzy, “Ya Rabb-ku, wujudkanlah cita-citaku dalam hal ilmu dan amal. Berilah umur yang panjang agar aku mencapai yang aku inginkan.”

(read more ...)
.jpg)
Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia... ya! Tiada yang sia-sia dalam setiap penciptaan Allah. Dari yang mikroskopis sampai yang makroskopis sekalipun. Hanya saja... adakalanya kita belum mampu menguak makna yang ada. Ada pun yang sudah terkuak...menuntun kita untuk berdo’a... “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Ali Imran : 191)
Dan...
Ini tentang tembakau... menyebut kata tembakau, kita langsung teringat bahwa tembakau merupakan bahan utama rokok berikut assesoris penyakit yang ditimbulkan oleh penggunanya.
Tapi...
Ini adalah manfaat positif tembakau...
- Mencegah karat
Nikotin pada tembakau dapat dimanfaatkan untuk mencegah karat pada besi. Senyawa nitrogen yang terkandung pada nikotin (di tembakau) dan kafein (di daun teh) inilah yang mampu mencegah karat. Nitrogen sebagai bahan baku inhibitor (bahan penghambat panas) karena mempunyai pasangan electron yang bisa menangkal karat. Sudrajat, beni Hermawan, dan Sinly Evan Putra-ketiganya peneliti dari jurusan kimia FMIPA Universitas Lampung berhasil melakukan penelitian mengenai hal tersebut. Mereka melapisi besi, tembaga, dan aluminium dengan ekstrak daun tembakau, teh dan kopi. Hasil yang diperoleh tidak ada karat yang muncul, bahkan meski rendamannya berupa larutan garam. Tumbuhan lain yang mempunyai efek sama ialah senyawa nitrogen dari daun pepaya dan lidah buaya. (trubus –juni 2007)
- Protein anti kanker
Hmmm...ternyata tembakau dapat pula menghasilkan protein anti-kanker. Menurut peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), DR Arief Budi Witarto MEng, demikian seperti dikutip Antara.
“Protein dibuat oleh DNA dari tubuh kita, kita masukkan DNA yang dimaksud itu ke tembakau melalui bakteri, begitu masuk, tumbuhan ini akan membuat protein sesuai DNA yang dimasukkan. Kalau tumbuhan itu panen, kita dapat cairannya berupa protein,” katanya. Selain untuk protein antikanker, dapat juga untuk menstimulasi perbanyakan sel tunas(stemcell) yang bisa dikembangkan untuk memulihkan jaringan fungsi tubuh yang rusak. Tembakau juga mengandung sumber protein yang dapat menstimulasi antibody terhadap human papilloma virus (HPV), yang menjadi penyebab kanker mulut rahim.
- melepas gigitan lintah
Tembakau dapat juga digunakan untuk melepaskan gigitan lintah. Tembakau bisa digunakan untuk insektisida karena nikotin yang terkandung merupakan neurotoxin yang sangat ampuh untuk serangga. Kalau serangga saja bisa mati karena nikotin, berarti manusia pengguna nikotin pun dapat mengalami hal serupa.
- Pemelihara kesehatan ternak
Ekstrak tembakau (nikotin 1,68%) mempunyai potensi untuk membasmi cacing H. contortus. Sebagai akibatnya hasil pengobatan akan memberikan keuntungan bagi para pemelihara ternak, sebab kesehatan ternak tersebut makin baik. Lagi lagi nikotin sebagai pembasmi. Hmmmmm....
- Penghilang embun
Tembakau bisa juga digunakan untuk menghilangkan “embun” pada kaca dalam mobil pada waktu hujan dengan cara menggosokkan tembakau pada kaca tersebut.
- Obat luka
Daun Nicotiana tabacum dapat berkhasiat sebagai obat luka. Untuk obat luka dipakai ± 25 gram daun segar Nicotiana tabacum, dicuci dan ditumbuk sampai lumat. ditambah minyak tanah ± 25 ml diperas dan disaring. Hasil saringan dioleskan pada luka.
Tentu saja masih banyak lagi manfaat positif tembakau yang belum tertulis disini. Salah satunya adalah tembakau memiliki nilai ekonomis yang tinggi jika ditinjau tembakau sebagai bahan dasar rokok. Tetapi jika ini diambil sebagai manfaat positif tentu saja banyak permasalahan yang menyertai. Kemadhorotannya jauh lebih banyak dari pada manfaatnya. Dan pastinya saya tidak merekomendasikan semua yang merugikan.
Nah...mari kita ambil manfaatnya saja..dan kita jauhi segala yang merusak. Alam semesta perlu keseimbangan, tubuh pun butuh keseimbangan, maka jika kita mencoba memasukkan benda asing yang tak bermanfaat bagi tubuh, dia akan bereaksi menyeimbangkan diri. Efeknya sampingnya akan kita rasakan sendiri.
@dari berbagai sumber@
(read more ...)VIVAnews – Tiap orang butuh niat kuat agar sukses menurunkan berat badan. Lemak yang menumpuk di tubuh merupakan akumulasi selama berbulan-bulan, bahkan bertahun tahun lamanya. Tapi, jangan khawatir, cukup ikuti tips ini untuk mengurangi berat badan dalam waktu singkat.
Pilihan olahraga tepat bisa menambah peluang Anda agar bobot tubuh mudah menyusut. Berikut lima jenis latihan fisik yang dapat membakar lemak tubuh lebih cepat, seperti dikutip dari Timesofindia.
Latihan cardio
Cardio adalah model latihan terbaik bagi pemula. Tidak ada yang menyangkal fakta bahwa latihan ini sanggup membakar kalori secara optimal. Bentuk tubuh tanpa timbunan lemak berlebihan yang banyak diimpikan kaum wanita dapat menjadi milik Anda, tanpa perlu banyak keluar keringat.
Latihan cardio tidak hanya membantu Anda untuk mencapai badan yang bagus, tapi juga meningkatkan stamina, membuat tubuh energik dan fleksibel. Berjalan pada treadmill, cross-trainer, bersepeda, berenang, dan melompat-lompat merupakan bentuk paling populer dalam latihan cardio.
Latihan treadmill akan menggerakkan seluruh tubuh, sedangkan cross-trainer sangat baik untuk otot pinggul dan paha Anda. Mengayuh sepeda juga dapat mengencangkan otot paha dan perut. Latihan cardio mirip latihan aerobik, karena banyak menggunakan gerakan pada otot-otot secara berkesinambungan dan berirama dalam setiap geraknya.
Seimbangkan dengan diet: Setelah menetapkan latihan yang rutin, sebaiknya secara bertahap Anda mengurangi konsumsi daging merah, kentang goreng, mentega, keju, dan berbagai jenis junk food. Minum air sesuai kebutuhan tubuh Anda. Minum air kelapa dan jus buah segar juga bagus untuk tubuh.
Spinning
Spinning adalah olahraga aerobik yang dilakukan di atas sepeda stasioner yang dirancang khusus atau disebut sepeda berputar. Anda dapat menyesuaikan kecepatannya, bisa juga seolah-olah mendaki bukit atau menuruni bukit.
Spinning yang dibantu instruktur olahraga di pusat kebugaran dapat membantu Anda untuk tetap menjaga tempo olahraga. Di studio kebugaran, dengan iringan musik dan pencahayaan yang bervariasi, suasana yang menenangkan dan nyaman, membuat Anda fokus. Latihan ini membantu mengurangi lemak dan membangun otot. Anda dapat melakukan 30-45 menit tanpa henti dalam delapan hari, jika Anda menggabungkan dengan cardio.
Seimbangkan dengan diet: Kurangi porsi makanan dari penganan favorit atau yang mengandung lemak dan gula yang tinggi. Hindari menyantap kentang goreng, mentega dan keju.
Lompat tali
Latihan ini dapat membakar lemak dalam jumlah yang banyak pada tubuh Anda. Manfaatnya sangat bagus untuk mengencangkan otot betis, paha, dan bokong Anda.
Seimbangkan dengan diet: Diet sehat, tapi hindari makanan berminyak dan junkfood apapun. Perbanyak minum air putih, jus buah segar dan air kelapa.
Aerobik dan latihan ketahanan
Latihan secara rutin yang baik adalah dilakukan di klub kebugaran di bawah bimbingan pelatih ahli yang memahami tingkat kebugaran Anda. Daya tahan dan keluwesan saat latihan dapat membantu meningkatkan stamina. Jika melakukannya secara rutin, akan sangat baik untuk Anda.
Dengan latar belakang musik, latihan aerobik menjadi sangat menyenangkan untuk membakar lemak dan mendapatkan kebugaran. Untuk mencapai hasil terbaik, lakukan latihan sedikitnya tiga kali seminggu. Lakukan pemanasan dengan latihan cardio set seperti melompat dan melompat-lompat untuk membangun stamina.
Seimbangkan dengan diet: Hindari makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi seperti kentang dan pisang. Jika suka makan nasi, kurangi porsi nasi tiap kali Anda makan.
Pilates
Latihan Pilates adalah salah satu sistem kebugaran yang paling populer di dunia saat ini. Ini jenis latihan aerobik yang mencakup seluruh rangkaian rutinitas di lantai.
Kelompok kelas dilakukan di klub kebugaran, di mana instruktur latihan akan menunjukkan rutinitas baru secara berkala, tergantung pada kemampuan Anda. Setelah pelatihan dua hari dasar, status tubuh diputuskan dan tujuan adalah tetap untuk seminggu. Latihan ini dapat mengencangkan dan menguatkan otot-otot badan.
Seimbangkan dengan diet: Diet sehat, tapi hindari makanan berminyak dan junkfood. Minum banyak air, jus buah dan sayuran dan air kelapa. (pet)
(read more ...)
Calon jama’ah haji Indonesia mulai di berangkatkan menuju Saudi. Membaca rekap jumlah calon jama’ah haji sampai dengan Senin, 6-9-2010 pukul 15.00 wib, membuat saya merenung panjang. Agak bingung sebenarnya. Mesti bersyukur akan kesadaran tinggi masyarakat untuk ber-haji atau ikut berharap-harap cemas masuk “waiting list”. Berikut laporan yang saya baca ;
|
No |
wilayah |
Waiting list |
|
1 2 3 4 5 |
Kota Yogyakarta Kabupaten Bantul Kabupaten Sleman Kabupaten Gunungkidul Kabupaten Kulon Progo Jumlah |
2.574 4.143 5.849 1.543 1.404 15.513 |
Jumlah setoran awal saat ini :
A. Kuota DIY Tahun 2011 : 3.068
B. Kuota DIY Tahun 2012 : 3.068
C. Kuota DIY Tahun 2013 : 3.068
D. Kuota DIY Tahun 2014 : 3.068
E. Kuota DIY Tahun 2015 : 3.068
F. Kuota DIY Tahun 2016 : 173 sisa 2.895
Luar biasa!! Waiting list 6 tahun ke depan dengan catatan setor sekarang, atau beralih ke ONH Plus saja ya... kalkulasi kantong dulu : taruhlah saya menabung tiap hari Rp. 10.000,00 maka satu tahun uang yang dapat saya kumpulkan 30 x 12 x Rp. 10.000,00 = Rp. 3.600.000,00. Untuk bisa masuk waiting list mesti punya uang Rp. 20.500.000,00, berarti saya baru bisa daftar setelah nabung tiap hari Rp. 10.000,00 selama 5, 7 tahun. Hmmm... 5 tahun kedepan jika masih waiting list 6 tahunan berarti saya diberangkatkan 11, 7 tahun lagi. Umur saya berapa ya saat itu? Perjuangan yang panjang. Pertanyaan pikiran saya berikutnya “apa saya diberi kesempatan hidup sampai saat itu?”
Semoga saja mereka yang telah diberi Allah kesempatan berangkat sekarang benar-benar memanfaatkan momen ini dengan penuh lillahi ta’ala. Semoga saja mereka yang telah ber-haji sekali memendam rasa untuk ber-haji ke sekian kalinya dengan bahasa permintaan : mohon beri kesempatan yang lainnya. Apa pun itu jika Allah sudah menetapkan tak seorang pun mampu menghindar. Ya Allah....tetapkanlah kebaikan dimanapun kami berada dan jadikanlah kami ridho menerimanya.

Masih selalu berkutat dengan angka bukan? Meski bukan dalam bentuk deret ukur tapi angka tak bisa lepas dalam keseharian. Melihat jam, membeli sesuatu, bilangan hari, bilangan bulan, bilangan usia,..semua berkaitan dengan angka. Lantas seberapa peran angka dalam memelihara daya ingat kita? Republika memberi kita jawaban...
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Meski telah memiliki telepon genggam dan komputer jinjing yang siap membantu menyimpan data-data berupa angka, tak ada salahnya kita mengingat dan menyimpan sebagain dalam memori otak. Selain mendongkrak daya ingat, kita sedikit direpotkan bila sewaktu-waktu piranti andalan, baik ponsel atau laptop, rusak maupun hilang.
Mengingat angka juga menekan risiko pikun pada angka atau "Amnesia Numerik". Metodenya pun tak harus rumit. Berikut ada lima tips sederhana namun efektif yang diberikan oleh sebuah lembaga studi medis perusahaan penunjang hidup, CCP.
Langkah 1: Visualisasikan angka-angka yang ingin anda ingat, gambar angka tersebut dalam kepala. Pikirkan seperti apa mereka akan terlihat, warna yang tampil, bentuk yang mungkin muncul di kartu nama tulisan tangan anda. Cara ini mungkin akan berbeda bagi setiap orang, bagi mereka yang memiliki kemampuan imajinasi tinggi jauh lebih mudah melakukan. Namun bagi mereka yang kurang, metode ini justru mengembangkan pula kemampuan inferior selama ini.
Langkah 2: Ucapkan angka keras-keras. Metode ini terutama cocok bagi mereka yang bertipe pembelajar berdasar respon suara. Ucapkan angka-angka itu tiga kali langungs berturut-turut. Bila perlu ulangi lagi menyerukan dengan keras setiap beberapa menit. Bahkan menciptakan sikuen ritme angka dalam lagu-lagu yang anda kenal juga sangat membantu.
Langkah 3: Lakukan gerakan memencet nomor. Gerakkan jari-jari anda seolah-olah seperti menekan tombol betulan dalam ponsel ketika anda meneriakkan angka itu keras-keras.
Langkah 4: Kelompokkan angka bersama. Pikiran manusia secara alami lebih baik mengingat angka-angka dalam grup terdiri dari tiga atau empat.
Langkah 5: Cari asosiasi pribadi dengan angka. Asosiasikan angka dengan ulang tahun misal, umur, nomor pin atau hal-hal lain yang pribadi bagi anda. Otak anda akan memunculkan angka-angka tersebut begitu asosiasi itu terpikirkan.i
Pada intinya upaya mengingat yang dipaparkan datas dilakukan dengan memanfaatkan indra manusia. Pengaktifkan indra terbukti membantu meningkatkan kemampuan kognitif seseorang.
Red: Ajeng Ritzki Pitakasari@
http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/tips-sehat/10/07/17/125222-kiat-sederhana-atasi-pikun-pada-angka
(read more ...)Untuk yang satu ini...ikhwan dan calon ayah pun wajib memahami. Kerjasama yang baik, saling memahami satu sama lain akan sangat membantu. bagi mereka yang berencana hamil, bagi mereka yang berencana menikah, bagi mereka yang sedang hamil...perlu menyimak 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Memiliki anak merupakan harapan hampir semua pasangan suami istri. Sayang, tak sedikit pasangan yang ogah memperhitungkan segala sesuatunya ketika berencana hamil. Akibatnya, ketika kehamilan itu datang kebanyakan pasangan tidak siap lalu berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kehamilan merupakan episode perubahan kondisi fisik dan psikologis yang kompleks bagi seorang wanita yang pernah mengalaminya. Karena itu, perlu adaptasi terhadap penyesuaian pola hidup dengan proses kehamilan yang terjadi," tegas Psikolog Rose Mini, yang akrab disapa Mbak Romi, saat berbicara dalam seminar bertajuk "Lactamil With You in You Motherhood Journey yang berlangsung di Jakarta, akhir pekan lalu.
Rose mini menuturkan, banyak tugas yang harus dilakukan ibu pada masa kehamilan. Tugas itu antara lain menerima kehamilannya, membina hubungan dengan janin, menyesuaikan perubahan fisik, menyesuaikan perubahan hubungan suami istri dan persiapan melahirkan dan menjadi orang tua. "Tak sedikit yang meremehkan tugas-tugas ini lho," kata dia.
Namun, kata Romi, hal yang juga penting adalah pengetahuan pasangan terhadap kondisi psikologis calon ibu ketika memasuki usia hamil dan paska melahirkan. Kondisi psikologis itu terbagi menjadi empat tahap, antara lain tahap trimester pertama, tahap trimester kedua, tahap trimester ketiga dan paska melahirkan. Menurutnya, pengetahuan terhadap empat tahapan psikologis tadi menjadi modal kuat untuk merencanakan kehamilan.
Romi menjelaskan pada tahapan trimester pertama, seorang calon ibu bisanya mengalami kecemasan dimana kebahagiaan bercampur aduk dengan keraguan. Karena itu terjadi fluktuasi emosi sehingga periode ini mempunya resiko tinggi untuk terjadinya pertengkaran atau rasa tidak nyaman.
Disamping itu, tahapan itu juga ditandai dengan keberadaan morning sickness dan perubahan hormonal. "Terkait gejala pada tahapan ini, ada baiknya pasangan berkonsultasi pada ahlinya," kata dia.
Tahapan selanjutnya, lanjut Rose Mini menjelaskan, kondisi psikologi calon ibu mulai membaik. Menurutnya, pada tahapan trimester kedua, kondisi psikologis calon ibu mulai tenang dan mulai beradaptasi. Meski begitu, perhatian calon ibu mulai bergeser pada perhatian terhadap perubahan bentuk tubuh, kebutuhan seksual, hubungan antara keluarga dan bayi yang dikandungnya.
"Tak sedikit calon ayah yang tidak memahami tentang kebutuhan seksusal sehingga perlu berkonsultasi dengan dokter," ungkapnya.
Ia menambahkan, pada tahapan ini pula, calon ibu mulai melihat dan meniru peran ibu. Disamping itu, ketergantungan terhadap pasangan semakin meningkat. Sebabnya, Rose meminta calon ayah untuk dapat senantisa mengerti dan memahami kondisi psikologis istrinya.
Pahami
Pada tahap kehamilan terakhir, trimester ketiga, Romi mengingatkan agar pasangan jauh lebih memahami calon ibu. Pasalnya, pada tahapan tersebut, stres meningkat kembali. Hal itu dikarenakan kondisi kehamilan yang semakin membesar. "Kondisi itu tidak jarang memunculkan masalah seperti posisi tidur yang kurang nyaman dan mudah terserang rasa lelah," ungkapnya.
Disamping itu, kata Romi, emosi calon ibu juga kembali fluktuatif karena berkaitan dengan bayangan resiko kehamilan dan proses persalinan. "Sebagian ibu mungkin berpikir kira-kira anak saya seperti apa, dan lain-lain," ungkapnya.
Khusus tahapan terakhir, dia melihat kondisi rumah sangat berperan dalam menangani kondisi psikologis calon ibu paska melahirkan. Pada tahapan tersebut ibu mengalami kondisi berupa reaksi emosional yang sifatnya sementara dan dapat dialami ibu yang melahirkan pada satu minggu pertama.
"Ketika bayi lahir, ibu baru kembali harus beradaptasi. Beruntunglah, pada budaya kita tidak memungkinkan ibu ditinggal sendiri. Banyak keluarga yang menunggu sehingga cukup membantu ibu untuk menghadap kondisi psikologis. Sementara di negara barat, sebagian besar ibu ditinggal sendirian sehingga rentan terkena sindrom baby blues," ungkapnya.
Meski demikian, Rose melihat setiap tahapan bisa ditangani dengan cara yang cukup mudah. Pertama, perbanyak informasi sebanyak-banyaklah dari lingkungan dan keluarga. Cara kedua, diskusikan dengan pasangan dan keluarga.
"Cara yang paling efektif memang perbanyaklah informasi dan diskusi yang melibatkan pasangan. Dengan begitu, terdapat kesamaan tindakan yang mengarah pada penyelesaian masalah," tegasnya.
Red: Ririn Sjafriani@http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/ibu-dan-anak/10/07/05/123250-tahap-yang-perlu-disiapkan-sebelum-hamil

“Muslimah itu anugrah Trindh dunia_ia lembut tp tdk lemah_Mpsona tp ttp Bsahaj_ia tahu bgmn mjaga IzzahDirinya_ia mngerti bgmn mnjga akhlq&kmuliaanny_ItuLh Yg Mbuatny Istimewa dbndingkn wnitaLainny_Ilmuny Tlh m’angkatny mjdi prmata trindah ddunia_!ttp smangat..”
Tulisan di atas adalah sms yang masuk ke inboxku, di kirim 27-02-2010 pukul 22:20 WIB dari +62521786xxxx, membuatku terbangun dari tidur. Nomor hp yang belum terdaftar dalam phone book, jadi kuputuskan untuk tidak membalasnya. Antara kantuk yang ada, sempat kubaca sms itu dengan seksama, hatiku bergetar. Subhanalloh, semoga Engkau memasukkanku ke dalam golongan hamba muslimah-Mu ya Alloh.
Paginya, seorang akhwat yang cukup baik aku mengenalnya, sms memberitahukan bahwa beliau lah yang mengirim sms tadi malam tetapi dengan nomor lainnya. Luar biasa! Sempurna! Kembali aku baca isi sms itu. Muslimah itu anugerah terindah dunia, yang lembut, tidak lemah, tetap bersahaja, tahu bagaimana menjaga izzah, mengerti bagaimana akhlaq dan kemuliaannya itulah yang membuat dia istimewa dibandingkan dengan wanita lain. Ilmu yang dia dalami semestinya mampu menjadi permata terindah di dunia.
Muslimah, keistimewaan akhlaqmu mendamaikan kegelisahan setiap orang yang ada didekatmu..senyummu melelehkan hati yang membatu, mencerahkan mereka yang gundah. Ilmumu memecahkan masalah dengan bijak. Hmmm.....permata terindah di dunia, menyedapkan pandangan bagi dirinya juga semua yang ada disekitarnya, memberi nilai lebih bagi lingkungan. Muslimah...dengan melihatmu, orang jadi mengingat Allah. Mendengar kata-katamu, bertambah taqwa kami pada Allah. Melihat akhlakmu...kami melihat keindahan Islam.
Lantas untuk menggapai status muslimah seperti isi sms itu yang kemudian terpikir olehku. Semudah berbicarakah? Atau semudah ketika huruf demi huruf sms itu dibuat. Membuat sms berbobot kemudian men-share ke orang lain tidaklah mudah bagiku.
Untuk menyandang gelar muslimah pastilah harus memiliki syarat-syarat tertentu. Hmmm.... bersambung Anugerah terindah, engkau wahai muslimah part 2*)

(read more ...)
Seorang pelanggan merasa kesulitan untuk menginstall Cinta Kasih yang baru saja ia dapatkan. Kemudian ia menghubungi Customer Service untuk dapat memberikan petunjuk langkah-langkah menginstal Cinta Kasih.
Linx-Lunx[LL] : Ya, ada yang bisa saya bantu?
Pelanggan [P]: Pasti..., saya memiliki sedikit masalah, saya ingin menginstal software cinta kasih. Bisakah anda memandu saya menyelesaikan prosesnya?
LL: Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya?
P : ya saya siap melakukannya sekarang, saya tidak mengerti secara teknis. Apa yang harus saya lakukan terlebih dahulu?
LL: Langkah pertama adalah membuka HATI anda. Tahukan anda di mana HATI anda?
P: Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap bisa menginstalnya sementara program-program tersebut aktif?
LL: Program apa saja yang sedang aktif?
P: Sebentar, saya lihat dulu, Program yang sedang aktif adalah SAKITHATI.EXE, MINDER.EXE, DENDAM.EXE, IRIHATI.EXE dan BENCI.COM.
LL: Tidak apa-apa. CINTA-KASIH akan menghapus SAKITHATI.EXE dari sistem operasi Anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori anda, tetapi tidak lama karena akan tertimpa program lain. CINTA-KASIH akan menimpa MINDER.EXE dengan modul yang disebut PERCAYADIRI. EXE. Tetapi anda harus mematikan BENCI.COM, IRIHATI.EXE dan DENDAM.EXE. Program tersebut akan menyebabkan CINTA-KASIH tidak terinstal secara sempurna. Dapatkah anda mematikannya?
P: Saya tidak tahu cara mematikannya. Dapatkah anda memandu saya?
LL: Dengan senang hati. Gunakan Start menu dan aktifkan MEMAAFKAN.EXE. Aktifkan program ini sesering mungkin sampai BENCI.COM dan DENDAM.EXE terhapus.
P: Bagaimana dengan IRIHATI.EXE?
LL: Gunakan Start menu dan aktifkan QONA’AH.EXE, selalu gunakan program ini agar IRIHATI.EXE terhapus.
P: OK, sudah. CINTA-KASIH mulai terinstal secara otomatis. Apakah ini wajar?
LL: Ya, anda akan menerima pesan bahwa CINTA-KASIH akan terus diinstal kembali dalam HATI anda. Apakah anda melihat pesan tersebut?
P: Ya. Apakah sudah selesai terinstal?
LL: Ya, tapi ingat bahwa anda hanya punya program dasarnya saja. Anda perlu mulai menghubungkan HATI yang lain agar dapat meng-upgrade- nya.
P: Oops. Saya mendapat pesan error. Apa yang harus saya lakukan?
LL: Apa pesannya?
P: ERROR 376 - "PROGRAM NOT RUN ON INTERNAL COMPONENT". artinya?
LL: Jangan kuatir, itu masalah biasa. Artinya, program CINTA-KASIH diset untuk aktif di HATI eksternal tetapi belum bisa aktif dalam HATI internal anda. Ini adalah salah satu kerumitan pemrograman, tetapi dalam istilah non-teknis ini berarti anda harus men "CINTA-KASIH" -i mesin anda sendiri sebelum men-"CINTA-KASIH" -i orang lain.
P: Lalu apa yang harus saya lakukan?
LL: Dapatkah anda klik pulldown direktori yang disebut "PASRAH"?
P: Ya, sudah.
LL: Bagus. Pilih file-file berikut dan salin ke direktori "MYHEART" MEMAAFKAN-DIRI- SENDIRI.DOC, dan MENYADARI-KEKURANGA N.TXT. Sistem akan menimpa file-file konflik dan mulai memperbaiki program-program yang salah. Anda juga perlu mengosongkan Recycle Bin untuk memastikan program-program yang salah tidak muncul kembali.
P: Sudah. Hei! HATI saya terisi file-file baru. SENYUM.MPEG aktif di monitor saya dan menandakan bahwa DAMAI.EXE dan KEPUASAN.COM dicopi ke HATI. Apakah ini wajar?
LL: Kadang-kadang. Orang lain mungkin perlu waktu untuk mendownloadnya. Jadi CINTA- KASIH telah terinstal dan aktif. Anda harus bisa menanganinya dari sini. Ada satu lagi hal yang penting.
P: Apa?
LL: CINTA-KASIH adalah freeware. Pastikan untuk memberikannya kepada orang lain yang anda temui. Mereka akan share ke orang lain dan seterusnya sampai anda akan menerimanya kembali.
P: Pasti. Terima kasih atas bantuannya.
People make mistakes, but the mistakes that people make also make the people.
(read more ...)
"Beliin dulu mama pulsa 50rb, di No baru mama, ini No’nya 081226047786 Secepatnya penting, nanti mama ganti uangnya Mama tunggu sekarang WASSALAM" dikirim dari nomor 083139063634
Akhirnya saya dapat sms dari mama juga..setelah kehebohan sms mama dan papa tersebar luas, masih juga ada yang menggunakan kedok mama untuk meminta kiriman pulsa. Sms mama itu saya bales juga 1.5 jam berikutnya karena kesibukan saya, "sdh sampekah Ma?" ke kedua nomor tersebut tapi ternyata pending. Tadinya saya berencana membalas sms mama itu dengan "ah..mama bercanda ya?" atau " mama nih gaul amat sih..masak gonta-ganti nomor kayak anaknya aja!" tau yang paling benar "mama ketauan bo’ongnya..mamaku kan udah meninggal,..mama nih mama palsu!"
Ya..sms mama itu bukan sms mama saya, tapi itu adalah sms berbau penipuan yang sekarang sudah lewat populernya. Bukankah di berita televisi sudah lama terdengar? Bukankah di internet sudah banyak tersiar? tetapi kenapa masih juga mereka berulah? hukum peluangkah?
Saya ingin mengetahui respon mereka ketika penerima sms juga merespon sms yang mereka kirim, tapi ternyata nomor mereka entah kapan di nonaktifkan. Sehingga niatan iseng saya tak juga terpenuhi. Akan lebih baik memang apabila kita tahu bahwa ketika kita dibohongi kita tidak perlu merespon, karena itu adalah pekerjaan sia-sia. Akan lebih baik juga apabila kita lebih waspada terhadap penipuan dengan kedok apa pun. Entah itu sms, telepon, undian atau dalam bentuk yang lain. Ya...waspada, karena sedikit saja kita lengah maka bisa jadi kita mengalami sesuatu yang tidak menguntungkan. Waspada lah wahai sahabat....
(read more ...)
"Hai kawan, bukan begitu cara bermohon, bukan demikian cara berikhtiar dan berusaha. Perbuatan demikian "malas" namanya. Putus asa kepada kebenaran dan kekuasaan Allah. Sungguh tidak ridha Allah melihat orang pemalas dan putus asa, enggan bekerja untuk keselamatan dirinya. Jangan, jangan berbuat demikian. Hendak senang mesti suka bekerja dan berusaha karena kesenangan itu tidak mungkin datang sendiri tanpa dicari atau diusahakan. Orang hidup tidak perlu atau disuruh duduk diam, tetapi harus bekerja dan berusaha. Allah tidak akan memperkenankan permohonan orang yang malas bekerja. Allah tidak akan mengabulkan do’a orang yang putus asa. Sebab itu, carilah pekerjaan yang halal untuk kesenangan dirimu. Berikhtiarlah sedapat mungkin dengan pertolongan Allah. Insya Allah, akan dapat juga pekerjaan itu selama kamu tidak berputus asa. Nah....carilah segera pekerjaan, saya do’akan berhasil"
Begitulah surat yang Abu Hanifah yang beliau lemparkan melalui jendela setelah mendengar ada orang yang senantiasa berdo’a tapi malas berusaha. Surat yang membuat dia insaf akan kemalasannya dan membuatnya keluar rumah untuk mencari pekerjaan. Surat yang membuatnya mengubah sikap mengikuti peraturan-peraturan hidup.
Islam mengajarkan kita untuk maju dan memperhatikan apa yang kiat perbuat untuk hari esok. (QS. Al Hasyr : 18). mari kita selalu bekerja seakan-akan kita akan hidup selamanya, dan marilah kita beribadah seakan-akan besuk akan mati

Abu Dzar ra. berkata bahwa Nabi Muhammad SAW. bersabda, "Allah Azza wa Jalla berfirman,"Barangsiapa datang membawa satu kebaikan, baginya sepuluh kebaikan sepertinya, atau, Aku tambahkan lagi. Dan barangsiapa datang membawa satu kesalahan, maka balasan kesalahannya adalah satu kesalahan sepertinya, atau Aku mengampuninya.Barangsiapa mendekatkan diri kepada-Ku satu jengkal Aku mendekatinya satu hasta. Barangsiapa mendekatkan diri kepada-Ku satu hasta Aku mendekatinya satu depa. Dan Barangsiapa mendekati-Ku dengan berjalan Aku mendekatinya dengan berlari. Dan barangsiapa menemui-Ku dengan kesalahan sepenuh bumi sementara dia tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu, maka Aku menemuinya dengan ampunan sepenuh bumi." (HR. Muslim)
Makna hadist di atas, barangsiapa mendekatkan diri kepada-Ku dengan ketaatan, Aku akan mendekatinya dengan rahmat-Ku. Jika ia menambah ketaatannya kepada-Ku, Aku akan menambahkan rahmat untuknya. Jika ia datang kepada-Ku denga berjalan, mempercepat langkah untuk taat kepada-Ku, Aku datang kepadanya dengan berlari. Artinya, Aku limpahkan rahmat kepadanya. Bahkan, Aku mendahuluinya dengan rahmat itu, Aku menjadikannya tidak perlu banyak berjalan untuk mencapai tujuan.
Pelajaran dari hadist ini ; hendaknya kita antusias dan berharap akan ampunan serta rahmat Alloh. Kita tidak semestinya kita berputus asa terhadap maghfirah-Nya. Alloh akan melipatgandakan pahala dari amal ibadah yang kita lakukan untuk-Nya. Pelipatgandaan kebaikan yang paling sedikit adalah sepuluh kali. Bahkan, terdapat janji Alloh yang akan melipatgandakan hingga tujuh puluh samapai tujuh ratus kali.
sumber : Riyadhus Shalihin-Imam Nawawi
(read more ...)
2 Ramadhan 1431 H

Allah gives you two legs to walk, two hands to hold, two eyes to see, two ears to hear, two lungs to breath, but...why did Allah just give you one heart? Coz Allah want you to keep just Allah in your heart..
Kalimat ini aku sms-kan ke beberapa sahabat yang lama tak jumpa. Banyak diantaranya yang no coment atas sms-sms-ku. Tapi satu diantaranya selalu memberi reaksi yang sering tak terduga.
Do you agree?
Do you agree? Itulah reaksi yang dia berikan atas smsku. Hmmm...itu kan sms dariku, mengapa dia malah bertanya do you agree?
I think so... but I can’t do it anytimes.. just trying
Akhirnya aku jawab begitu..selalu mencoba untuk lebih baik dalam penyadaran diri. Seperti yang di sampaikan Rosululloh “hari ini lebih baik dari pada kemarin” maka esuk hari pun kita mesti berprinsip yang sama. So...what do you think about message? Do you agree?
(read more ...)

Setiap bayi terlahir memiliki otak yang berbeda sebagaimana mereka memiliki kepribadian dan kemampuan. Jumlah syaraf dalam otak bayi yang baru lahir sama jumlahnya dengan sel syaraf otak orang dewasa. Tetapi sel-sel otak bayi belum sempurna terhubung sehingga bayi belum mampu berfikir seperti halnya orang dewasa.
Saat otak bayi berkembang, daya pikir bayi pun berkembang. Proses ini berlangsung sampai masa kanak-kanak dan masa dewasa.
Pada dasarnya, ukuran otak pada bayi laki-laki dan bayi perempuan (dengan parameter berat dan panjang bayi yang sama-Red) tidak berbeda, namun bayi perempuan lebih cepat mengembangkan fungsi otak kirinya yang berhubungan dengan kemampuan bicara dan bahasa. Hubungan antara dua bagian otak pada bayi perempuan lebih kuat. Oleh sebab itu, perempuan lebih baik dalam menangani berbagai macam urusan sekaligus, sedangkan laki-laki lebih focus pada satu pekerjaan dalam satu waktu!
From ;memahami pikiran & bahasa bayi@Dr. Richard Woolfson
(read more ...)
Sejak kapan otak kita memfungsikan diri?sejak kapan otak ini berkembang?
Daya pikir bayi berkembang sejak dia dalam kandungan. Selama masa kehamilan (sejak pembuahan-bertemunya sel telur dan sperma-Red)perkembangan otak bayi terus berjalan ditiap detiknya. Usia lima minggu kehamilan, sel-sel mulai membelah dalam otak bagian depan embrio, sehingga membentuk dua celebral hemisphere(belahan otak besar-Red). Lima sampai 20 minggu usia kehamilan, otak bayi membentuk sel-sel baru di setiap detiknya sebanyak 50.000-100.000 sel/detik. Myelin, zat lemak berwarna putih terbentuk di sekitar jaringan saraf, berfungsi mempercepat pengiriman pesan dalam otak, berkembang dalam urat syarat tulang belakang ketika usia kehamilan tiga bulan. Myelin ini mulai berkembang di sekitar jaringan syaraf dalam embrio saat kehamilan.
Bayi...terlahir dengan memiliki lebih dari satu milliar sel syaraf(neuron)yang berfungsi untuk berfikir. Sel ini mmebtuk jaringan yang sangat panjang berupa serat tipis. Satu sel otak dapat terhubung dengan kurang lebih 15.000 sel syaraf lain. Allohu Akbar!!!
Berapa berat otak bayi ketika lahir? Hmmm...tergantung berat badan dia ketika lahir. Berat otak bayi berkisar 300-350 gram (10-11 ons). "Otak mengalami masa konstruksi semenjak janin hingga dekade pertama masa kanak-kanak,selama masa kontruksi inilah lebih banyak sel-sel syaraf tersebut menjadi dasar untuk memori pada manusia,"kata Dr Paul Mc Jarrow PhD,Senior Research Scientist,.Palmerston North, New Zealand.
(read more ...)
Rafting!!!! Dengan siapa? Teman-teman..ada ikhwannya tidak? Tidak..Tidak ada?Kok tidak ada?harus hati-hati lho!!! Kan ada pemandunya
pertanyaan ini selalu muncul ketika kami berencana rafting,..ya rafting, bersama teman-teman yang saling mengenal melalui jejaringan sosial. Tarhib Ramadhan dengan tema persiapan fisik di Sungai Elo, Magelang. Kami berangkat sebagai riders to river. Sempat kesasar, tapi dengan itu hikmah Alloh sehingga langsung silaturahmi ke rumah EO-nya, Mas Hadi.
Semua ada hikmahnya bila kita sedikit meluangkan waktu untuk memikirkannya. Sepanjang 13 km Sungai Eloyang kami susuri, sungguh luar biasa. Melalui sungai Alloh mengajari kami ; waspada di tiap keadaan, kerjasama yang baik berbuah manis, jangan terlena keindahan dunia, melatih kesabaran dari gangguan kru lain, bersyukur atas nikmat yang ada, siap menghadapi tantangan yang menghadang, dsb
Ingin mencoba? Silahkan 

(read more ...)
“( Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa diantara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Alloh menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Alloh atas petunjuk–Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al Baqoroh :185)
NAH...ini dia perintah puasa yang diwajibkan untuk kita dalam Al Qur’an. Perintah yang sangat jelas bagi kita jika kita menemui bulan Romadhon. Hmmm...enam ayat berurutan dari QS. 2 : 183-188 tentang puasa. Alloh menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu, berarti kita semua bisa ngejalani ya... Kemudahan yang ada pun mesti kita persiapkan agar hasilnya sempurna.
Apa yang perlu kita persiapkan?
Persiapan ilmu ; ilmu mengenai fiqih puasa, keutamaan beribadah di bulan Ramadhan, dll.
Persiapan maknawi ; dengan melatih diri melaksanakan amalan-amalan sunah agar dibulan Ramadhan kita ringan menjalankanya, misal baca Al Qur’an.
Persiapan fisik ; menjaga kesehatan, syiar, siap sedia peralatan ibadah di tiap aktivitas, menabung untuk sedekah dibulan Ramadhan, dll
Berdo’a mulai.....
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. 2 : 186)
Jadi...tunggu apalagi??? Ayo kita kita berdo’a, kita penuhi perintah Alloh dengan suka cita 
Marhaban ya Ramadhan!!!! ![]()
“Selamat menjemput bulan Ramadhan 1431 H..Mohon maaf lahir dan batin”
**)I(**Mustika**)I(**

(read more ...)
“Ya Allah,....
aku memohon kepada-Mu, rahmat dari sisi-Mu.
Dengan rahmat-Mu Engkau menerangi hatiku.
Dengan rahmat-Mu Engkau mengumpulkan dan memudahkan urusanku.
Dengan rahmat-Mu Engkau balikkan sesuatu yang tiada dariku.
Dengan rahmat-Mu Engkau angkat kesaksianku.
Dengan rahmat-Mu Engkau sucikan amalku.
Dengan rahmat-Mu Engkau ilhamkan kedewasaanku.
Dengan rahmat-Mu Engkau kembalikan sesuatu yang hilang dariku.
Dengan rahmat-Mu Engkau jaga aku dari segala keburukan.”
Amiiin
( Ar Rasul, karya Said Hawwa)

Jum’at , 12-12-2008.
Jam 15.38 WIB
Saya teringat seorang sahabat yang sedang sakit. “ Td sdh bisa sholat Jum’at? “.. sms ini saya kirim karena keingintahuan saya apakah sahabat saya ini sudah sembuh dari sakitnya, dan bagaimana rasanya ya jika tidak bisa ikut sholat jum’at karena sakit. Dalam pikiran saya apa ada ya jamaah yang ikut sholat jum’at sambil nenteng infuse?
Jam 16.17 WIB
Sms saya dibalas
“Pulang dari rumah sakit jam 11.10 menitan, jadi sempat jumatan. Begitu dengar suara Dzaky “aamiiin” yang keras di sampingku, serasa begitu indah hidup ini. Berkat doa semuanya, saya kembali sehat. Ini lagi main sambil mamahnya nyuapin Dzaky. Jazakumullah atas semuanya,” Membaca balasan sms beliau, saya ikut terharu, begitukah cinta ortu pada anaknya? Seperti bapak saya yang selalu menunda makan malam karena menunggu kepulangan anak2 perempuannya. (berarti anak2 perempuannya sering telat pulang J..), kemudian nasehat mengalir, “ nek bali ki dikiro2 sak durunge maghrib tekan ngomah” (kalo pulang tu dikira2 sebelum maghrib sampe rumah- red)..kasih ibu sepanjang jalan, kasih bapak sepanjang siang/malam…
Jam 16.20 WIB
“Subhanalloh, Alhamdulillah, Allohu Akbar! Smg antum berdua mjd ortu yg mensholehkn Dzaky & saling bersinergi dikala suka + duka”.. Saya kirim sms lagi, hanya itu yang bisa saya tuliskan,.
Jam 16.43 WIB
“iya, habis sholat dia melirik, terus saya cium dia. Dzaky bilang, bapa udah sembuh? Saya gak kuat meneteskan air mata dan bersujud, terakhir trombosit 92 rb, tensi 90/60, kena juga typoidnya, sobat, bersyukurlah, sehat itu mahal, ibadahpun tak sempurna tanpa sehat ya. Alhamdulillaahiobbil’aalamiin,”
Tercekat saya baca sms ini,.ada sesuatu yang mengalir dalam darah saya, naik menuju otak dan otak saya berpikir, seperti dalam sinetron saja kisahnya,
Saya berhenti mengirim sms lagi, karena tidak mampu memilih kata2 yang tepat.. sehat itu mahal, ibadah tak sempurna karenanya,. Iya betul begitu,. Taruhlah jempol kaki kita kesandung sampAI berdarah2 (hiperbola),. Dengan sakit seperti itu tidak mungkin kan kita sholat sambil duduk ato berbaring? Pas waktu sholat tiba pasti pilihan kita melaksanakan sholatnya ya seperti biasanya, bukan yang lain. Kalau itu pilihan kita, maka ketidaksempurnaan ibadah akan terasa ketika sujud juga duduk..Duh sakiiiiit dan susahnya mau memposisikan diri dengan sempurna..bisa jadi tidak konsen dengan bacaan tapi pada yang lain, apalagi khusyu’ sholatnya...(ini kalau saya)
Sebenarnya sakit itu banyak hikmahnya (versi saya), di antaranya ;
1. Pengampunan yang Alloh berikan sebagai ganti kesabaran dan pengharapan kita selama memperoleh ujian sakit,
2. Sakit itu nikmat tanpa kita sadari, nikmat pengampunan dosa, nikmat waktu untuk istiharat. Sakit menuntut kita untuk rehat dari aktivitas yang berjibun. Karena banyak tidur..
3. Jika masih mampu membaca, sebagian orang waktu sakit digunakan untuk menambah hafalan. Biasanya, ketika kita sakit kita bisa banyak berdzikir, biasanya lho…
4. Taubat ; ini saya sadari ketika menunggu adik saya yang sakit, saat itu banyak handai taulan yang menjenguk, mendoakan..terbersit dalam benak saya, ini adalah waktu yang tepat untuk saling minta maaf, baik untuk yang sakit maupun yang menengok. Indah bukan..bisa jadi kekhilafan itu dari si sakit atau juga pengunjung lho… momentum sakit untuk saling intropeksi diri, terutama penderita itu sendiri.
5. Saling memberi dan menerima.. tidak hanya memberi dan menerima maaf tapi lebih dalam dari itu. Yang sakit biasanya menerima perhatian yang sangat ekstra dari keluarga juga orang lain yang sakit mestinya juga sabar menerima perlakuan apapun dari orang lain, misal karena tidak bisa berjalan terus dibantu orang lain, ee..malah yang ngebantu bikin tambah sakit. Sebagai jalan memberi bantuan materi untuk meringankan biaya si sakit.
6. Makin dekat ke Alloh.. ini akan terlihat pada si sakit juga keluarga, mereka akan memohon pertolongan Alloh. Bahwa kita teramat lemah dan butuh pertolongan. Bahwa, Alloh-lah Penguasa Alam, bahwa kita berada di tangan-Nya....Jadi ingat pas adik saya kecelakaan 2 desember 2008. Singkat cerita,yang saya rasakan saat itu saya belum siap kehilangan, meski begitu saya serahkan semua pada Alloh. Informasi yang saya peroleh adik saya benar2 tidak sadarkan diri berjam2 hingga saya rekomendasikan ke adik saya yang satunya untuk mentalqin dia. Saya berusaha sms teman2 tuk minta bantuan doa, dan ternyata murobbi adik saya juga melakukan hal yang sama. Adik saya sadar berkat bantuan doa banyak orang. Allohu akbar!
7. Mempererat ukhuwah islamiyah..kebersamaan, persaudaraan begitu nyata dengan adanya doa dan silaturohmi sanak-saudara juga rekan-rekan seperjuangan.
8. Banyak bersyukur… jika karunia besar berupa kesembuhan Alloh anugerahkan, betapa bahagianya hidup. Dapat bersujud secara sempurna dalam sholat terasa begitu nikmat, apalagi dapat beraktivitas seperti biasa. Alhamdulillah, jika ketetapan Alloh selain itu maka kita peroleh pahala kesabaran dan pengharapan.
9. Dll.. masih banyak, silahkan digali sendiri ya…
Kita tidak tahu 1 detik ke depan kita bagaimana nasibnya, maka alangkah indahnya jika kita tiada menunda kewajiban2 kita. Misal; waktu sholat wajib tiba, hendaknya disegerakan, ada kelebihan rizki tak lupa sedekah, dll. Memang berat, tapi akan lebih baik jika kita terus memperbaiki kualitas diri
Wallohu’alam,
Spesial Thanks;
Al Akh di UPI Bandung atas inspirasinya
Kunti@fajar_hidayatulloh atas kesabarannya
bekti_hastuti
.jpg)
(read more ...)
“Ya Alloh, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul karena kecintaan kami kepada-Mu, bertemu untuk mematuhi (perintah)-Mu, bersatu memikul beban da’wah-Mu, hati-hati ini telah mengikat janji setia untuk komitmen dalam menjalankan syari’at-Mu maka eratkanlah ikatannya, Ya Alloh. Kekalkanlah kemesraannya antara hati-hati ini. Tunjukilah kepada hati – hati ini akan jalan yang sebenarnya. Penuhilah hati – hati ini dengan cahaya Rabbani-Mu yang tidak kunjung pudar. Lapangkanlah hati – hati ini dengan limpahan iman dan keindahan bertawakal kepada-Mu. Hidup suburkanlah hati-hati ini dengan ma’rifah tentang-Mu. Jika Engkau mentakdirkan mati maka wafatkanlah pemilik hati – hati ini syahid di jalan-Mu. Engkau-lah sebaik-baik sandaran dan sebaik – baik penolong. Ya Alloh, perkenankanlah permintaan ini. Ya Alloh, restuilah dan sejahterakanlah junjungan kami Muhammad, keluarga, dan para sahabat Baginda semuanya.”
Bidadari menantimu? Hmmm...bagaimana ya rasanya dinanti-nanti bidadari? Mendengar bidadari disebut pastilah angan kita membayangkan sesosok gadis dengan semua keelokannya. Bahkan sesungguhnya dia tak terbayangkan keelokannya. Siapa yang dinanti bidadari? Engkaukah wahai wanita muslimah? Atau engkaulah ratu dari bidadari itu?
Dari kitab Tanbihul ghafilin jilid 2 yang dialih bahasakan oleh H. Salim Bahreisy, saya coba tuliskan kembali beberapa hadist siapa yang dinanti bidadari. Ini sekedar menambah referensi menghadapi bulan Romadhan bagi yang belum pernah membacanya, dan jadi penguat iman bagi ahlinya.
- Sesungguhnya surga itu diukup-ukup dan diperhias tiap tahun ketika masuk bulan Romadhan, maka apabila pada malam pertama Romadhan datang angin dari bawah ‘Arsy yang bernama Almutsirah, maka menggoyangkan daun-daun surga dan menggerakkan daun pintu surga sehingga terdengar suara bidadari dari jendela-jendela bagian atas surga dan berseru : Siapakah yang meminang kepada Alloh untuk dikawinkan seorang dari kami, kemudian bidadari-bidadari itu bertanya kepada malaikat Ridwan ; Ya Ridwan, malam apakah ini? Jawab Ridwan ; wahai wanita-wanita cantik, ini malam pertama dari bulan Romadhan. Kemudian Alloh berfirman : Ya Ridwan, bukalah pintu-pintu surga untuk orang-orang yang berpuasa dari ummat Muhammad SAW. Dan Alloh menyuruh malaikat Malik : Ya Malik, tutuplah neraka-neraka jahim dari orang-orang yang berpuasa dari umat Muhammad SAW. Dan Alloh berfirman ; Ya Jibril, turunlah ke bumi dan ikatlah syaithan-syaithan yang jahat dan rantai mereka kemudian buanglah mereka dalam laut supaya tidak mengganggu (merusak) puasa umat Muhammad SAW. Dan tiap malam Romadhon Alloh berseru tiga kali ; Siapakah yang minta akan Aku beri permintaannya, siapakah yang tobat dan Aku terima tobatnya, siapakah yang minta ampun maka akan Aku ampunkan, kemudian diserukan ; Siapakah yang akan menabung pada yang kaya yang tidak pernah punya, dan yang selalu menepati yang tidak dhalim, dan pada tiap hari bulan Romadhon Alloh memerdekakan sejuta ahli neraka yang semua layak disiksa, dan bila pada hari atau malam jum’at pada tiap jam dimerdekakan sejuta orang dari api neraka, dan bila pada akhir Romadhan Alloh memerdekakan pada hari itu sebanyak orang yang dimerdekakan pada hari pertama hingga akhir Romadhan. Dan pada malam lailatul qadr Alloh menyuruh malaikat Jibril dengan rombongan malaikat turun ke bumi dengan membawa panji hijau yang diletakkan di atas Ka’bah, dan ia mempunyai enam ratus sayap, diantaranya dua sayap yang tidak terhampar kecuali pada malam lailatul qadr, maka dihampar sehingga meliputi ujung timur hingga ujung barat. Lalu Malaikat Jibril mengutus Malaikat pergi kepada umat Muhammad SAW untuk memberi salam pada tiap orang yang sedang berdiri atau duduk, sembahyang atau berdzikir dan menjabat tangan mereka serta mengaminkan do’a mereka sehingga terbit fajar. Apabila telah terbit fajar maka Malaikat Jibril berseru ; hai para malaikat segera kembali. Kembali, lalu malaikat bertanya ; bagaimana mengenai hajat kaum mu’min umat Muhammad SAW? Jawab Jibril ; Alloh melihat mereka dengan pandangan rahmat lalu memaafkan mereka, kecuali empat macam ; 1. Pemabuk, 2. Pendurhaka terhadap orang tua, 3. Memutus hubungan family, 4. Memboikot, tidak bicara dengan saudaranya lebih dari tiga hari. Dan apabila tiba malam ‘Idul fitri itu bernama malam pembagian hadiyah, maka pada pagi harinya diutus malaikat berdiri diperempatan jalan sambil berseru dengan suara lantang dapat didengar oleh segala sesuatu kecuali jin dan manusia ; Hai umat Muhammad keluarlah kamu kepada Tuhan Yang Pemurah, memberi yang besar dan mengampunkan dosa-dosa besar, maka bila mereka telah keluar ke mushala, Alloh berfirman kepada Malaikat ; Hai malakikat-Ku apakah upah buruh bila telah selesai pekerjaannya? Jawab Malaikat ; Ya Tuhan, upahnya supaya dibayar lunas. Maka firman Alloh ; Aku persaksikan kepadamu hai malaikat-Ku bahwa pahala puasa dan bangun malam Romadhon itu keridhaan-Ku dan ampunan-Ku. Kemudian Alloh berfirman ; mintalah wahai hamba-Ku, maka demi kemulyaan dan kebesaran-Ku tiadalah kamu minta urusan dunia atau agama melainkan Aku berikan kepadamu.
2. Tiadalah seorang hamba yang puasa romadhan dengan tenang diam, selalu berdzikir, dan melaksanakan yang halal dan meninggalkan yang haram, dan tidak berbuat kekejian, melainkan ia akan keluar dari bulan Romadhan sudah diampunkan semua dosa-dosanya, dan dibangunkan untuk tasbih dan tahlil sebuah rumah di surga dari zamrud yang hijau di dalamnya ada yagut yang merah, didalam yagut itu ada kemah dari permata yang berlubang dan di dalamnya ada bidadari yang memakai dua gelang emas bertaburkan yagut merah yang dapat menerangi bumi semuanya.
3. Andaikan hamba-hamba itu mengetahui kebesaran rahmat yang turun di bulan Romadhan, niscaya umatku akan menginginkan supaya Romadhan itu satu tahun penuh. Lalu ada orang dari khuza’ah bertanya ; Ya Rosulullah ceritakan kepada kami apa yang terkandung di dalamnya. Maka Rosulullah menjawab ; sesungguhnya surga itu dihias pada bulan Romadhan tiap tahun, maka bila tiba pertama bulan Romadhan mendesir angin dari bawah ‘Arsy maka bernyanyilah daun-daun pohon-pohon surga, lalu keluar bidadari untuk melihat keadaan itu, lalu mereka berdo’a ; Ya Tuhan berilah untuk kami dalam bulan ini suami dari para hamba-hamba-Mu yang menyenangkan, juga mereka senang dengan kami. Maka tiada seorang yang puasa melainkan akan dikawinkan dua bidadari yang di dalam kemah dari permata yang berlubang sebagaimana firman Alloh ; Dan bidadari itu tetap berada dalam kemah-kemah. Dan tiap bidadari memakai tiap bidadari memakai tujuhpuluh pakaian yang masing-masing berbeda-beda warnanya, sebagaimana juga diberi tujuhpuluh macam minyak harum, dan untuk tiap bidadari satu tempat tidur dari yagut merah, dianyam dengan permata, dalam tiap tempat tidur terdapat tujuhpuluh kasur yang sepreinya dari sutera yang berkilauan, tiap bidadari mempunyai tujuh puluh pelayan. Ini semua untuk tiap hari puasa, selain amal-amal yang lain.
4. Nabi Muhammad SAW bersabda ; Saya keluar kepadamu ini dan saya akan memberitahu kepadamu tentang lailatul qadr, tetapi lalu saya kuatir kalau-kalau kamu bersandar kepadanya dan semoga menjadi lebih baik, karena itu kamu cari lailatul qadr itu pada malam dua puluh satu, dan duapuluh tiga, dan duapuluh lima, dan dua puluh tujuh, dan pada akhir Romadhan, dan tanda-tandanya udara malam itu terang sedang tidak panas dan tidak dingin, matahari terbit pada pagi harinya tidak tajam cahahanya, siapa yang bangun pada malam lailatul qadr terdorong oleh iman dan benar-benar mengharap ridho pahala dari Alloh, maka Alloh akan mengampunkan semua dosa yang terjadi sebelumnya.
Bulan Romadhan, bulan dimana datangnya membawa rahmat juga barokah Alloh untuk kita, sedang keluarnya membawa dosa-dosa kita disebabkan ampunan Alloh. Sungguh..amat merugi orang-orang melewati bulan itu tapi tidak mendapatkan apapun. Na’udzubillah...Selamat menikmati jamuan Alloh,. Selamat berburu full bonus pahala. Selamat menjemput bidadari yang tidak pernah disentuh oleh jin dan manusia (QS. Ar-Rohmaan ; 56) 
**)I(**)I(**mustika

(read more ...)
Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada Mu,cinta Mu dan cinta orang-orang yang mencintai Mu serta cinta yang dapat mendekatkan aku kepada cinta Mu.
Ya Allah apa yang Engkau anugrahkan kepadaku dari apa-apa yang aku cintai,maka jadikanlah ia sebagai kekuatan bagiku tentang apa yang Engkau cintai, dan apa-apa yang Engkau singkirkan dariku dan apa-apa yang aku cintai,maka jadikanlah ia kekosongan bagiku
Ya Allah jadikanlah cinta Mu sesuatu yang paling kucintai daripada cintaku kepada keluargaku, hartaku dan air dingin saat dahaga
Ya Allah buatlah aku mencintai Mu,Malaikat-malaikat Mu, Nabi-Nabi Mu, Rasul-Rasul Mu,dan hamba-hamba yang shalih
Ya Allah hidupkanlah hatiku dengan cinta Mu dan jadikanlah aku bagi Mu seperti yang Engkau cintai
Ya Allah jadikan aku mencintai Mu dengan segenap hatiku dan ridho kepada Mu dengan segala usahaku
Ya Allah jadikanlah segenap hatiku bagi Mu dan seluruh usahaku didalam keridhoan Mu
*Doa Nabi Daud (HR Tirmidzi)
(read more ...)
Dan yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi. (QS. 43 : 12)
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Alloh. ( QS. 51 : 49)
Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui (QS 36 :36)
Dalam Fisika yang kemudian diketahui pasangan elektron-positron, proton-anti-proton, netron-anti-netron..........pasangan materi-anti-materi. Lantas bagaimana jika materi-anti-materi digabung dengan jagat raya yang berkembang?

Sumber : Ayat-Ayat semesta@Agus Purwanto
(read more ...)
dakwatuna.com - Dari Abi ‘Abdillah Tsauban Bin Bujdad bahwa Rasulullah saw. Bersabda, “Dinar yang paling utama yang dibelanjakan seseorang adalah dinar yang ia belanjakan untuk keluarganya, dinar yang ia belanjakan untuk kendaraannya di jalan Allah, dan dinar yang ia infakkan untuk rekan-rekannya (yang tengah berjuang) di jalan Allah.” (Muslim)
Dalam kitab Nuzhatul-Muttaqin (syarah Riyadush-Shalihin karya Imam An-Nawawi) disebutkan, hadits itu menjelaskan peringkat keutamaan pengeluaran harta (infak) bahwa memberi nafkah kepada keluarga merupakan infak yang paling mulia. Dalam hadits lain disebutkan:
“Dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dinar yang engkau infakkan untuk (mememerdekakan) hamba sahaya, dinar yang engkau infakkan kepada orang miskin, dan dinar yang engkau infakkan untuk keluarga, yang paling utama di antara semua itu adalah dinar yang engkau infakkan kepada keluargamu.” (Muslim)
Ke manapun alokasinya, yang jelas seseorang tidak mungkin dapat berinfak jika tidak memiliki harta. Lebih-lebih jika kita mencermati ayat-ayat Al-Quran yang memerintahkan kita terlibat dalam jihad. Selalu saja disandingkan antara kewajiban berjihad dengan jiwa dengan kewajiban berjihad dengan harta. Bahkan dari semua ayat yang memerintahkan kita berjihad dengan harta dan jiwa, berjihad dengan harta selalu didahulukan kecuali pada satu ayat saja yakni ayat 111 surah At-Taubah, yang maknanya:
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang Mukmin jiwa dan harta mereka dengan mendapatkan surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh.”
Selebihnya, hartalah yang disebut terdahulu. Perhatikan ayat-ayat berikut:
“Wahai orang-orang yang beriman, inginkah kalian aku tunjukkan pada suatu perniagaan yang menyelamatkan kalian dari adzab yang pedih. Kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kalian berjihad di jalan Allah denganh harta dan jiwa kalian.” (Ash-Shaf: 10-11)
Ini diperkuat dengan adanya kewajiban zakat. Dalam urusan yang satu ini memang ada kesalahan persepsi pada sebagian kaum muslimin. Kewajiban zakat sering dipahami begini: kalau punya harta, zakatlah; kalau tidak punya, tidak usah mengeluarkan zakat. Secara fiqih, pemahaman itu sangat benar. Tapi semangatnya bukanlah semangat kepasrahan pada keadaan. Semangat perintah zakat harusnya dipahami: carilah uang, kumpulkanlah harta agar dapat melaksanakan perintah Allah yang bernama zakat. Seharusnya kita membawa semangat shalat untuk diterapkan pada zakat. Kita selalu berpikir kita harus bisa melaksanakan shalat dengan segala perjuangan yang menjadi konsekuensinya. Dari mulai mencari penutup aurat, mencari tempat shalat, menentukan arah kiblat, mensucikan diri, dan seterusnya.
Itu semua mematahkan anggapan yang masih dianut sebagian orang bahwa kesalihan dan ketakwaan identik dengan kepapaan, kemelaratan, kesengsaraan, dan ketertindasan. Seolah-olah hanya orang miskin, jelata, dan tertindaslah yang layak menghuni surga. Sebaliknya orang kaya dan orang yang punya jabatan tidak punya tempat di surga. Ini diperparah dengan sering disitirnya hadits-hadits dha’if (lemah) atau bahkan maudhu’ (palsu) yang memberikan pesan untuk menjauhi dunia sejauh-juahnya demi mencapai ketakwaan dan kesucian jiwa. Atau mungkin juga menyitir hadits shahih tentang zuhud dengan pemahaman yang salah.
Zuhud tidaklah identik dengan melarat. Zuhud adalah kepuasaan hati dengan apa yang diberikan Allah swt. Zuhud adalah ketiadaan ikatan hati kepada kekayaan. Bahwa sambil merasa puas dengan apa yang Allah berikan dan sambil meniadakan ikatan hati dengan harta seseorang memiliki harta dan jabatan, tidaklah menafikan sifat zuhud.
Utsman Bin ‘Affan adalah konglomerat dan kaya raya. Beliau termasuk sahabat Nabi saw. yang dijamin masuk sorga. Demikian pula halnya dengan ‘Abdurrahman Bin ‘Auf. Beliau sukses dalam bisnis dan menjadi saudagar kaya raya. Toh beliau juga termasuk yang dijamin masuk surga. Umar Bin ‘Abdul-‘Aziz, khalifah yang kaya raya. Tapi justeru dia termasuk orang zuhud.
Posisi harta dalam Islam sama dengan posisi kemiskinan: sebagai ujian bagi manusia. Dengan kekayaan orang bisa masuk surga sebagaimana dengan kekayaan pula orang bisa masuk neraka. Dengan kepapaan orang bisa masuk surga sebagaimana dengan kepapaan pula orang bisa masuk neraka. Semuanya ujian! Allah swt. menegaskan:
“Dan Kami coba kalian dengan keburukan dan kebaikan, (semuanya) sebagai ujian.” (Al-Anbiya: 35)
Rasulullah saw. bersabda:
“Sesungguhnya dunia itu manis dan menghijau. Dan sesungguhnya Allah mengangkat kalian sebagai khalifah di dalamnya untuk melihat (menguji) bagaimana kalian bekerja. Maka berhati-hatilah dengan dunia dan berhati-hatilah dengan wanita. Karena sesungguhnya fitnah Bani Israil adalah pada wanita.” (Riwayat Muslim)
Jadi, orang yang saleh bukanlah orang memilih meninggalkan harta melainkan yang lulus dalam ujian mengelola harta itu. Seseorang dianggap lulus ujian dalam urusan harta manakala:
- Hanya menempuh cara halal untuk memperoleh harta.
Pada hari kiamat, setiap orang akan diminta pertanggungjawaban terkait dengan hartanya, dari manakah ia memperolehnya dan dengan cara apa? Ini batu ujian pertama. Rasulullah saw. bersabda:
Dan sesungguhnya Allah memerintahkan orang-orang beriman seperti yang diperintahkan kepada para rasul. Dia berfirman, ‘Wahai para rasul, makanlah dari yang baik dan beramal salehlah karena sessungguhnya Aku mengetahui apa yang kamlian lakukan’. Dia juga berfirman, ‘Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik dari yang Kami rezekikan kepada kalian’.” Lalu Rasulullah saw. menerangkan tentang orang yang mengadakan perjalanan panjang, kusut masai dan berdebu. Ia mengadakahkan kedua tangannya (berdoa) ke langit (sambil mengatakan): Ya Rabbi, ya Rabbi, sementara makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan diberi makan dari yang haram, bagaimana doanya akan dikabulkan.” (Muslim)
- Harta itu tidak menyebabkan sombong
Orang yang suksus mengelola harta adalah orang yang dengan hartanya justeru semakin rendah hati dan menyadari bahwa segala yang dimilikinya adalah titipan atau amanah dari Allah. Abdurrahman bin ‘Auf yang padahal termasuk orang yang dijamin masuk surga pernah berlinang air mata saat dirinya siap menyantap hidangan lezat yang ada di hadapannya. Ketika ditanya penyebab ia menangis, ia menjawab, “Aku takut hanya yang kunikmati di dunia inilah yang menjadi ganjaranku dari Allah.”
- Menjadi fasilitas untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Rasulullah saw bersabda, “Sebaik-baik harta yang saleh adalah yang ada pada orang saleh.” Beliau juga memerintahkan kepada kita, “Jauhkanlah dirimu dari neraka walau dengan hanya sebelah kurma.”
- Menjadi fasilitas untuk silaturahim.
Infaq adalah baik. Dan infaq kepada kerabat adalah lebih baik lagi. Karena selain bernilai taqarrub, perbauatan itu juga merupakan upaya silaturahim. Rasulullah saw. bersabda, “Shadaqah kepada orang misikin adalah satu shadaqah dan shadaqah kepada orang yang punya hubungan rahim (kerabat) adalah dua shadaqah: shadaqah dan shilah (menyambungkan).” (At-Tirmidzi)
- Menjadi fasilitas untuk perjuangan.
Perjuangan Islam jelas tidak mungkin tanpa dukungan finansial. Kekuatan orang-orang kafir harus dihadapi dengan kekuatan optimal kaum muslimin. Dan ini tentu saja salah kekutan itu adalah kekuatan maliyyah (finansial).
Itulah sebagian ajaran Islam yang terkait dengan kekayaan. Jadi, menjadi orang kaya, siapa takut? Allahu a’lam.
(read more ...)
Oleh Sitaresmi Alim
Hari Rabu tanggal 23 Desember yang lalu, adalah hari libur nasional di negeri ini. Kabarnya sih ini hari ultah sang kaisar. Wah..wah...ultah saja semua orang libur ya.... Namanya juga kaisar..;) (Kaisar lahirnya hampir berbarengan tanggalnya nih sama saya, tapi saya mah tidak biasa ultah-ultahan. Biasa saja....malah nelangsa rasanya …☺ lha wong jatah hidup berkurang tapi amalan tidak nambah juga. Pantesnya sih sedih ya...bukan senang-senang).
Kembali ke liburan tanggal 23 Desember, kami sekeluarga diundang makan siang oleh host family kami yang tinggal di Mikage. Perjalanan ke Mikage dari tempat tinggal kami di Myodani butuh waktu sekitar 1 jam. Ditempuh dengan jalan kaki, naik bis dan kereta. Setibanya kami di stasiun Mikage, kami dijemput oleh kakek Tomomatsu, untuk kemudian meluncur ke rumah beliau di daerah perbukitan.
Pemandangan menuju rumah keluarga Tomomatsu sangat indah, kita meliuk-liuk di jalanan yang tidak terlalu lebar, naik turun, dan di kejauhan tampak laut ada di bawah kita. Mirip daerah puncak di tanah air, tapi di sini tak ada kemacetan sama sekali meskipun hari libur. Akhirnya kami tiba di rumah asri dan mungil khas rumah-rumah Jepang pada umumnya.
Di pintu rumah kami disambut oleh ibu Tomomatsu dan puteri sulungnya, dengan ucapan selamat datang dan silakan, berulang-ulang, dalam bahasa Jepang. Sambil membungkukkan badan tentunya.Mereka juga sampai berjongkok-jongkok memakaikan kami sandal untuk di dalam rumah. Wah, jadi nda enak hati, sedemikian melayani tamu. Mantel dingin kami pun mereka bantu melepas dan menggantungnya di salah satu sudut ruangan.
Kami langsung digiring menuju ruang makan di mana aneka hidangan sudah menunggu kami. Keluarga Tomomatsu sudah beberapa kali menjadi host family bagi mahasiswa asing muslim. Mereka sudah faham kriteria makanan halal untuk kami. Sebelum mulai makan mereka menyebutkan semua bahan-bahan yang mereka pakai untuk memasak makanan. Alhamdulillah semua aman.
Setelah acara makan-makan selesai, kami berbincang-bincang akrab, masih di ruang makan. Kami serahkan bingkisan sederhana oleh-oleh dari Jogja. Mereka terlihat sangat senang. Selama berbincang dengan mereka beberapa kali Ali dan Ammar bolak balik ke toilet untuk pipis, dan kebetulan yang mengantar mereka selalu abinya, karena posisinya lebih dekat ke arah toilet. Nah, di sinilah sebenarnya inti tulisan saya kali ini (he..he.. prolognya kepanjangan ya....). Ternyata mereka sangat terkejut karena beberapa kali anak-anak ke toilet selalu yang mengantar adalah ayahnya.
Ibu Tomomatsu langsung bertanya heran kepada saya, "Laki-laki Indonesia bisa mengurus anak?".
"Oh, ya..." saya yang sedang asyik berbincang dengan putri sulungnya agak tergagap menjawab, karena tidak mengira hal kecil seperti itu jadi perhatian mereka. "Oooh...mereka ikut mengurus rumah juga?" tanya sang ibu lagi.
"Di rumah kami biasa berbagi tugas. Kadang saya memasak, dia yang mencuci baju. Lain waktu dia yang memasak, saya yang mencuci baju. Juga urusan rumah tangga yang lain, kita biasa urus bersama. Mengurus anak juga bersama." Saya coba menjelaskan.
"Aaah...bagus sekali ya....Kalo laki-laki Jepang aaah....tidak tahu apa-apa urusan rumah..." Ibu Tomomatsu berkata dengan suara geram yang dibuat lucu ☺
Di sebelahnya sang putri sulung yang juga sudah berkeluarga, mengangguk-angguk penuh semangat membenarkan perkataan ibunya. Rupanya ia bernasib sama ☺
Kakek Tomomatsu hanya senyum-senyum saja mendengar cerita, tepatnya "keluhan", isteri dan putri sulungnya.
Hmm...dalam hati saya berkata, sebenarnya tidak semua laki-laki Indonesia seperti itu. Masih banyak juga yang kurang peduli dengan urusan rumah. Jangankan ikut membantu memasak atau mencuci, kadang sekedar membantu menyuapi si kecil saja mereka enggan. Saya termasuk perempuan yang harus banyak bersyukur karena dikaruniai pendamping hidup yang sangat peduli dengan urusan rumah dan enak sekali diajak bekerja sama mengurus semuanya.
Dan saya yakin juga tak semua lelaki Jepang seperti itu. Pasti ada di antara mereka yang peduli dengan urusan rumah tangga. Tapi mungkin karena kebanyakan seperti itu, maka menjadi semacam trade mark. Semua kembali kepada pribadi masing-masing, ingin menjadi lelaki seperti apakah mereka. Latar belakang dan pola didik keluarga yang membesarkan mereka pun bisa jadi akan membentuk karakter para lelaki, meskipun sebenarnya setelah dewasa semua bisa saja dilatih dan dibiasakan.
Semoga saja para laki-laki Indonesia dan juga laki-laki mana pun akan semakin peka dan ikut peduli dengan urusan rumah tangga, yang katanya merupakan biduk kehidupan yang dikayuh bersama sang isteri tercinta Tak perlu ada yang merasa lebih capek dan lebih berat beban kerjanya sehari-hari dibandingkan pasangannya.
Seorang isteri dan ibu yang sehari-hari berkutat dengan urusan rumah dan anak, meski tak ada job description yang jelas hitam di atas putih, namun mereka pun tak kalah sibuknya dengan pegawai kantoran. Ada saja yang harus dikerjakan di rumah, seolah tak ada habisnya. (Sst..tapi untuk para isteri juga jangan banyak menuntut yah....kasian…;)). Semua perlu kesadaran masing-masing saja. Jika masing-masing pasangan sudah sadar sesadar-sadarnya ☺ insya Allah hidup jadi lebih indah. Tak perlu ada saling menuntut, dan juga tak ada yang merasa diabaikan.
Oh iya, untuk para ibu yang diamanahi anak laki-laki (saya mengingatkan diri sendiri sebenarnya ☺), harus berhati-hati dalam menerapkan pola didik pada para jagoan kita. Yuk kita didik lelaki-lelaki kita agar kelak mereka menjadi laki-laki yang benar-benar dicintai dan mampu membahagiakan pasangan hidup mereka. Jangan lupa urusan rumah tangga bukan hal yang tabu untuk kita ajarkan pada mereka.
Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah SAW bersabda: "Orang mukmin yang paling sempurna imannya yaitu orang yang paling baik budi pekertinya di antara mereka. Dan orang yang paling baik di antara kamu sekalian yaitu orang yang paling baik terhadap isterinya." (H.R. At Turmudzy)
Sedikit tambahan lagi, sekedar untuk renungan bagi para suami, setiap perbuatan baik selama hidup di dunia insya Allah akan menjadi investasi sangat berharga yang akan kita rasakan hasilnya di akhirat kelak. Akhlak yang baik dan menakjubkan dari seorang laki-laki pada keluarganya akan menggoreskan kenangan yang indah di hati isteri dan anak-anaknya. Bahkan akan terus terkenang meskipun sang laki-laki telah tiada.
Kenangan indah inilah yang akan menggerakkan hati dan lisan orang-orang yang dicintai dan mencintainya, mengalirkan sebentuk doa, untuk keselamatan dan kebahagiaan sang lelaki di negeri akhirat, di mana tak ada lagi amal yang dapat ia perbuat untuk menjadi bekal perjalanan maha panjang menemui Rabb nya. Yakinlah, lantunan doa-doa ini kelak akan sangat kita butuhkan di sana.
Wallahu alam.
(read more ...)
dakwatuna.com – Kawinilah wanita yang kamu cintai lagi subur (banyak melahirkan) karena aku akan bangga dengan banyaknya kamu terhadap umat lainnya. [HR. Al-Hakim]
Begitulah anjuran Rasulullah saw kepada umatnya untuk memiliki anak keturunan.
Sehingga lahirnya anak bukan saja penantian kedua orang tuanya, tetapi suatu hal yang dinanti oleh Rasulullah saw. Dan tentu saja anak yang dinanti adalah anak yang akan menjadi umatnya Muhammad saw. Berarti, ada satu amanah yang dipikul oleh kedua orang tua, yaitu bagaimana menjadikan atau mentarbiyah anak—yang titipan Allah itu—menjadi bagian dari umat Muhammad saw.
Untuk menjadi bagian dari umat Muhammad saw. harus memiliki karakteristik yang disebutkan oleh Allah swt.:
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu Kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya Karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. [QS. Al-Fath, 48: 29]
Jadi karakteristik umat Muhammad saw adalah: [1] keras terhadap orang Kafir, keras dalam prinsip, [2] berkasih sayang terhadap sesama umat Muhammad, [3] mendirikan shalat, [4] terdapat dampak positif dari aktivitas shalatnya, sehingga orang-orang yang lurus, yang hanif menyukainya dan tentu saja orang-orang yang turut serta mentarbiyahnya.
Untuk mentarbiyah anak yang akan menjadi bagian dari Umat Muhammad saw. bisa kita mengambil dari caranya Nabi Ibrahim, yang Allah ceritakan dari isi doanya Nabi Ibrahim dalam surat Ibrahim berikut ini:
Ya Tuhan kami, Sesungguhnya Aku Telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, Mudah-mudahan mereka bersyukur.
Ya Tuhan kami, Sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan; dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit.
Segala puji bagi Allah yang Telah menganugerahkan kepadaku di hari tua (ku) Ismail dan Ishaq. Sesungguhnya Tuhanku, benar-benar Maha mendengar (memperkenankan) doa.
Ya Tuhanku, jadikanlah Aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.
Ya Tuhan kami, beri ampunlah Aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)”. [Ibrahim: 37-41]
Dari doanya itu kita bisa melihat bagaimana cara Nabi Ibrahim mendidik anak, keluarga dan keturunannya yang hasilnya sudah bisa kita ketahui, kedua anaknya—Ismail dan Ishaq—menjadi manusia pilihan Allah:
Cara pertama mentarbiyah anak adalah mencari, membentuk biah yang shalihah. Representasi biah, lingkungan yang shalihah bagi Nabi Ibrahim Baitullah [rumah Allah], dan kalau kita adalah masjid [rumah Allah]. Maka, kita bertempat tinggal dekat dengan masjid atau anak-anak kita lebih sering ke masjid, mereka mencintai masjid. Bukankah salah satu golongan yang mendapat naungan Allah di saat tidak ada lagi naungan adalah pemuda yang hatinya cenderung kepada masjid.
Kendala yang mungkin kita akan temukan adalah teladan—padahal belajar yang paling mudah itu adalah meniru—dari ayah yang berangkat kerjanya ba’da subuh yang mungkin tidak sempat ke masjid dan pulangnya sampai rumah ba’da Isya, praktis anak tidak melihat contoh shalat di masjid dari orang tuanya. Selain itu, kendala yang sering kita hadapi adalah mencari masjid yang ramah anak, para pengurus masjid dan jamaahnya terlihat kurang suka melihat anak dan khawatir terganggu kekhusu’annya, dan ini dipengaruhi oleh pengalamannya selama ini bahwa anak-anak sulit untuk tertib di masjid.
Cara kedua adalah mentarbiyah anak agar mendirikan shalat. Mendirikan shalat ini merupakan karakter umat Muhammad saw sebagaimana yang uraian di atas. Nabi Ibrahim bahkan lebih khusus di ayat yang ke-40 dari surat Ibrahim berdoa agar anak keturunannya tetap mendirikan shalat. Shalat merupakan salah satu pembeda antara umat Muhammad saw dengan selainnya. Shalat merupakan sesuatu yang sangat penting, mengingat Rasulullah saw memberikan arahan tentang keharusan pembelajaran shalat kepada anak: suruhlah anak shalat pada usia 7 tahun, dan pukullah bila tidak shalat pada usia 10 tahun. Rasulullah saw membolehkan memukul anak di usia 10 tahun kalau dia tidak melakukan shalat dari pertama kali disuruh di usia 7 tahun. Ini artinya ada masa 3 tahun, orang tua untuk mendidik anak-anaknya untuk shalat. Dan waktu yang cukup untuk melakukan pendidikan shalat.
Proses tarbiyah anak dalam melakukan shalat, sering mengalami gangguan dari berbagai kalangan dan lingkungan. Dari pendisiplinan formal di sekolah dan di rumah, kadang membuat kegiatan [baca: pendidikan] shalat menjadi kurang mulus dan bahkan fatal, terutama cara membangun citra shalat dalam pandangan anak. Baru-baru ini, ada seorang suami yang diadukan oleh istrinya tidak pernah shalat kepada ustadzahnya, ketika ditanya penyebabnya, ternyata dia trauma dengan perintah shalat. Setiap mendengar perintah shalat maka terbayang mesti tidur di luar rumah, karena ketika kecil bila tidak shalat harus keluar rumah. Sehingga kesan yang terbentuk di kepala anak kegiatan shalat itu tidak enak, tidak menyenangkan, dan bahkan menyebalkan. Kalau hal ini terbentuk bertahun-tahun tanpa ada koreksi, maka sudah bisa dibayangkan hasilnya, terbentuknya seorang anak [muslim] yang tidak shalat.
Cara keempat adalah mentarbiyah anak agar disenangi banyak orang. Orang senang bergaul dengan anak kita, seperti yang diperintahkan oleh Rasulullah saw: “Berinteraksilah dengan manusia dengan akhlaq yang baik.” [HR. Bukhari]. Anak kita diberikan cerita tentang Rasulullah saw, supaya muncul kebanggaan dan kekaguman kepada nabinya, yang pada gilirannya menjadi Rasulullah menjadi teladannya. Kalau anak kita dapat meneladani Rasulullah saw berarti mereka sudah memiliki akhlaq yang baik karena—sebagaimana kita ketahui—Rasulullah memiliki akhlaq yang baik seperti pujian Allah di dalam al-Quran: “Sesungguhnya engkau [Muhammad] berakhlaq yang agung.” [Al-Qalam, 68: 4]
Cara ketiga adalah mentarbiyah anak agar dapat menjemput rezki yang Allah telah siapkan bagi setiap orang. Anak ditarbiyah untuk memiliki life skill [keterampilan hidup] dan skill to life [keterampilan untuk hidup]. Rezki yang telah Allah siapkan Setelah itu anak diajarkan untuk bersyukur.
Cara keempat adalah mentarbiyah anak dengan mempertebal terus keimanan, sampai harus merasakan kebersamaan dan pengawasan Allah kepada mereka.
Cara kelima adalah mentarbiyah anak agar tetap memperhatikan orang-orang yang berjasa—sekalipun sekadar doa—dan peduli terhadap orang-orang yang beriman yang ada di sekitarnya baik yang ada sekarang maupun yang telah mendahuluinya.
(read more ...)Entah tinggal berapa lama lagi senja akan berakhir,
sedang lilin belumlah siap menyambut malam,
dan selimut belum jua tergeraikan,
raga pun tiada suntuk menanggung beban,
meski ujian demi ujian adalah isyarat.
Akankah esuk tanpa harapan lagi,
akankah malam tanpa nafas kehidupan,
akankah tiada kesempatan kembali ke pagi
dimana aku bisa bersucikan embun malam.
Dan ketika di ujung waktu Engkau bisikkan asa,
adalah kenikmatan saat ku sentuh Mihrab-Mu,
kasih sayang-Mu menentukan melafazkan bait-bait kehidupan,
meng-Agung-kan Mu hingga akhir waktu....
(read more ...)Laa ilahaillalloh....
pernah kalimah itu aku wiridkan,
untuk mengikis kerak-kerak hati
yang telah menjadi jelaga hitam di masa remaja-ku.
Yang bisa membuka jalan hati dalam gundah...
Yang dapat meredam gejolak angan yang mengambang...
Yang mampu menghempas diri dari sudut-sudut kegelapan ...
Sungguh : Ada saatnya aku perlu diam,
menahan pejam, menyatukan rasa...
Dan ketika itu, berjuta sesal dan kenangan seakan tanpa pahala.
Laa ilahaillalloh...
Kini, ranting-ranting yang berserakan dalam jiwa-ku
telah aku kemas dalam ikatan untuk Sang Khalik...
dan simpul-nya akan menjadi cabang tawakal bagi seorang mustami.
(dalam catatan mustika by EY@Sleman)
(read more ...)Satu saat : Dalam sebuah simpuh
Aku mencoba menguak sisa pagi yang
tinggal sepertiga-nya.....
Hening : terasa damai dan menyentuh diam-ku,
manakala tasbih...takbir dan tahmid
mulai menggulir disela isak-tangisku.
Ada yang tersenggal, apabila luka-demi luka
yang pernah tergores : menimbun hati-ku
ketika Azab sudah tak mampu,
meluruskan Garis hidup disela lalu.
Kini... Aku telah menjumpai berpuluh pagi....
dan beribu doa seakan menyantuni malam-malam terakhir-ku :
Aku rindu pagi...tapi lebih senang menyelami
malam terakhir dengan doa-mu.
Dalam catatan mustika oleh EY-Sleman
(read more ...)
Al-Ukhuwwah (persaudaraan) adalah hendaknya hati dan jiwa bersatu dengan ikatan akidah, sedangkan akidah sendiri merupakan ikatan yang paling kuat dan paling mahal.
Persaudaraan Islam sebagai pertalian akidah yang menyatukan kaum muslimin satu sama lain serta ikatan Rabbani yang mengikat hati mereka, serta hubungan kedekatan karena Alloh. Ini merupakan salah satu ikatan iman yang paling kuat. (kitab waajibatul Ukhuwwah wa takaafulifuhaa)
Ukhuwwah, ibarat bangunan yang kukuh, satu bagian menguatkan bagian lainnya atau ibarat satu tubuh yang apabila satu anggotanya merasakan sakit maka anggota tubuh lainnya ikut merasakan demam dan berjaga.
Persaudaraan sebagai ikatan akidah, menjadikan mereka keras terhadap orang-orang kafir tetapi saling berkasih sayang sesama mereka. (QS. Al-Fath : 29). Sabda Rosululloh yang diriwayatkan oleh Ahmad “ Sekuat-kuat ikatan iman adalah cinta karena Alloh dan benci karena Alloh”. (Hadits-hadits sejenis dapat dilihat di kitab Riyadhus Shalihin-nya Imam Nawawi pada bab Keutamaan Cinta dan Anjuran Saling Mencintai karena Alloh).
Islam telah menjelaskan hak-hak dan kewajiban-kewajiban Al-Ukhuwwah yang praktis dan riil sehingga menjadikannya sebagai tanggung jawab, dan bukan sekadar teori ataupun ucapan belaka.
a. Ukhuwwah akan membantu dalam ketaatan kepada Alloh
Sabda Rosul SAW.,”barangsiapa yang Alloh menghendaki kebaikan padanya, maka Alloh akan mengarunianya seorang sahabat akrab yang sholeh. Jika ia lupa, sahabatnya mengingatkannya, dan jika ia ingat, maka sahabatnya itu akan membantunya.” Sedang Umar bin khatab ra berkata, “Hendaklah kamu mencari sahabat-sahabat yang jujur, hiduplah dalam naungan mereka, karena mereka adalah perhiasan dalam kelapangan dan tabungan dalam cobaan.”
b. Ukhuwwah adalah rasa sepenanggungan dan kesadaran terhadap kebutuhan saudara serta usaha untuk membantu memenuhinya. Sesuai dengan sabda Rosululloh SAW.,”Sungguh, salah seorang dari kamu berjalan kepada saudaranya dalam rangka memenuhi kebutuhannya -ia membuat isyarat dengan jarinya- itu lebih baik daripada ia beri’tikaf di masjidku ini selama dua bulan.” (HR. Hakim. Sanad shasih)
c. Ukhuwwah adalah kesetiakawanan dalam hal materi
Sabda Rosululloh SAW,”Barangsiapa meringankan dari seorang muslim satu kesulitan di dunia, niscaya Alloh memberikan keringanan baginya dari satu kesulitan di antara kesulitan-kesulitan di hari kiamat. Barangsiapa yang memudahkan seorang yang kesulitan, niscaya Alloh memudahkannya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim, niscaya Alloh menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Dan Alloh akan selalu menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.” (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’I, dan ibnu Majah)
d. Ukhuwwah adalah kesetiakawanan sosial, dari yang sederhana sampai yang paling penting
Rosululloh SAW bersabda,”Hak seorang muslim yang wajib ditunaikan oleh muslim lainnya adalah jika kamu berjumpa dengannya, ucapkanlah salam kepadanya, jika ia mengundangmu maka penuhilah undangannya, jika ia minta nasehatmu maka nasehatilah ia, jika ia bersin lantas mengucapkan Alhamdulillah maka jawablah yarhamukalloh, jika ia sakit maka jenguklah, dan jika ia meninggal maka antarkanlah ke makamnya.” (HR. muslim)
e. Ukhuwwah adalah keakraban, kecintaan, dan kasih sayang
Rosululloh SAW bersabda,”Janganlah kalian saling memutus hubungan, janganlah saling menjauhi, janganlah saling membenci, dan janganlah saling mendengki, tetapi jadilah kalian hamba-hamba Alloh yang bersaudara. Seorang muslim tidak halal untuk mengucilkan saudaranya melebihi tiga hari.” (HR. Malik, Bukhori, Abu Dawud, Tirmidzi). Sabda Rosululloh,”janganlah kalian meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya (berupa) menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-seri.” (HR. Muslim). Sabda Nabi SAW yang lain,”Semua kebajikan adalah sedekah, dan salah satu kebajikan adalah kamu menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-seri, atau kamu menuangkan air dari embermu ke bejana saudaramu.” (HR. Tirmidzi). Sabda Nabi SAW “Hendaklah kamu sekalian saling memberi hadiah, niscaya kamu saling mencintai dan akan hilanglah dendam kesumat.” (HR. Mutafaqun ‘alaih)
f. Ukhuwwah adalah kecemburuan dan kesetiaan
Rosululloh SAW bersabda,”barangsiapa melindungi kehormatan saudaranya, niscaya Alloh melindungi wajahnya dari api neraka di hari kiamat.” (HR. Tirmidzi). Sabda Rosululloh Saw,”Doa seseorang untuk saudaranya dari kejauhan itu mustajab. Di kepalanya ada malaikat yang ditugasi. Setiap kali ia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang ditugasi itu berkata,”Amiin, semoga kamu juga mendapatkan yang serupa.” (HR. Muslim)
Sumber ;
Al Qur’an
Imam Nawawi ~terjemahan & syarah Riyadhus sholihin
Fathi yakan~Rajab 1427 H~Komitmen Muslim sejati~ intermedia

(read more ...)
Sabtu 20 pebruari 2010 pukul 14.20an.
Jalan godean km 7,5 Yogyakarta mule aku masuki sebagai rutinitas sehari-hari. Menyusuri jalan raya dengan sepeda motor menyulitkanku untuk mengamati sekeliling. Konsentrasi lebih fokus pada sela kendaraan yang memungkinkan untuk aku tempati. Selalu begitu...jadi susah menghapal nama jalan yang aku lewati , fasilitas di jalan itu apa saja.
kamu gimana kalau naik motor?
Peduli ga sih dengan orang yang lalu lalang didekat kita? Aku mana sempat? Yang ada keinginanku untuk selamat sampai tujuan. Kali ini lain....radius 1 km berjalan aku ga perhatiin. Lampu merah perempatan ring road Demak Ijo, diantara deretan kendaraan aku terpaku pada motor didepanku. Suara motornya lebih nyaring daripada motor lain. Dua orang berboncengan pria wanita. Dijok belakang wanita itu terdapat dua keranjang kanan-kiri berisi bungkusan makanan dengan daun pisang dan beberapa bungkusan dengan kertas. Mungkin arem-arem, bisikku dalam hati. Bungkusan yang lainnya seperti bungkusan “nasi kucing” yang biasa aku beli kalau malam hari
. Apa mereka penjual angkringan ya?pikirku.. romantic
aku menekuni lampu merah lagi tapi kembali aku melihat mereka karena ada pengendara lain yang menyapa mereka. Tidak jelas yang mereka bicarakan diantara suara-suara kendaraan dan tidak ada niatan pula olehku untuk menguping. Yang aku tahu pria itu berkaos biru laut, bertato, celana selutut, wanita pakai baju bunga-bunga belatar hitam dengan celana selutut.
Lampu berganti hijau sebagai aba-aba start balap dimulai
selalu begitu, berebut untuk lebih dulu. Emm..lebih cepat lebih baik atau biar cepat asal selamat. Sadar tidak sadar pola ini juga aku ikuti. Motor yang suaranya nyaring tadi? Ada di depanku. Bukannya ingin saling mendahului, tapi memang aku ada peluang untuk lebih dulu. Sengaja tak sengaja aku melirik spionku. Allohu Akbar! Apa aku tidak salah lihat ya? Ini orang pemilik motor nyaring bertangan satu! Kanan saja!aku benar-benar tidak percaya. Aku pastikan lagi dengan memposisikan di depannya. Oh my God! Inilah kuasa-Mu.
Aku berusaha terus melajukan motorku agar tidak persis didepannya. Tidak enak kalau ketahuan menyengaja, dan kebetulan jalanan agak longgar. Hingga lampu merah lagi, posisiku tetap di depannya. Dan hukum peluang berlaku untuk berjalan lebih dulu sampai akhirnya aku terus di depan hingga berakhir perjalananku tanpa tahu akhir perjalanan mereka.(tidak harus kan?)
Perjuangan untuk tetap bertahan hidup setiap orang pastilah berbeda. Apa pun latar belakang pria bertangan satu itu, aktivitasnya yang terus berjalan memotivasiku. Semangat untuk menghidupi diri dan keluarga, tanpa harus bergantung pada orang lain, percaya dirinya, kasih sayang pada pasangannya(bisa saja dia tidak mengantar wanita itu, suruh berangkat sendiri dengan motor atau tidak. Nah kalau tidak bisa mengendarai motor? Naik bus dong..tapi toh pria itu tidak melakukannya kan?luar biasa). Pria itu tetap bekerja, naik motor dan entah apa lagi yang dilakukannya, aku tidak tahu. Alloh memang memberi kita pilihan-pilihan. Dan setiap pilihan yang kita ambil itu pasti ada resiko, ada hikmah, ada pertolongan-Nya, ada kasih sayang-Nya. Mari kita terus belajar pada rumput yang bergoyang..eh..belajar pada semua yang ada disekitar kita 
(read more ...)
Bahagia rasanya bisa membersamai forum ini,
bukan untuk menggurui, tetapi disinilah kita bersama-sama berpikir dan bekerja,
saling berbagi untuk bisa membaikkan satu sama lain,
mari berjuang bersama-sama
menjadi diri yang lebih benar, lebih santun, lebih bermakna, lebih berdaya,
menjadi diri yang LUAR BIASA 




