[to be continued]
http://inspirasimustika.blogspot.com/2011/04/astaghfirullah.html
(read more ...)[to be continued]
http://inspirasimustika.blogspot.com/2011/04/astaghfirullah.html
(read more ...)Makna hadist di atas, barangsiapa mendekatkan diri kepada-Ku dengan ketaatan, Aku akan mendekatinya dengan rahmat-Ku. Jika ia menambah ketaatannya kepada-Ku, Aku akan menambahkan rahmat untuknya. Jika ia datang kepada-Ku denga berjalan, mempercepat langkah untuk taat kepada-Ku, Aku datang kepadanya dengan berlari. Artinya, Aku limpahkan rahmat kepadanya. Bahkan, Aku mendahuluinya dengan rahmat itu, Aku menjadikannya tidak perlu banyak berjalan untuk mencapai tujuan.
Pelajaran dari hadist ini ; hendaknya kita antusias dan berharap akan ampunan serta rahmat Alloh. Kita tidak semestinya kita berputus asa terhadap maghfirah-Nya. Alloh akan melipatgandakan pahala dari amal ibadah yang kita lakukan untuk-Nya. Pelipatgandaan kebaikan yang paling sedikit adalah sepuluh kali. Bahkan, terdapat janji Alloh yang akan melipatgandakan hingga tujuh puluh samapai tujuh ratus kali.
sumber : Riyadhus Shalihin-Imam Nawawi
(read more ...)
Bidadari menantimu? Hmmm...bagaimana ya rasanya dinanti-nanti bidadari? Mendengar bidadari disebut pastilah angan kita membayangkan sesosok gadis dengan semua keelokannya. Bahkan sesungguhnya dia tak terbayangkan keelokannya. Siapa yang dinanti bidadari? Engkaukah wahai wanita muslimah? Atau engkaulah ratu dari bidadari itu?
Dari kitab Tanbihul ghafilin jilid 2 yang dialih bahasakan oleh H. Salim Bahreisy, saya coba tuliskan kembali beberapa hadist siapa yang dinanti bidadari. Ini sekedar menambah referensi menghadapi bulan Romadhan bagi yang belum pernah membacanya, dan jadi penguat iman bagi ahlinya.
2. Tiadalah seorang hamba yang puasa romadhan dengan tenang diam, selalu berdzikir, dan melaksanakan yang halal dan meninggalkan yang haram, dan tidak berbuat kekejian, melainkan ia akan keluar dari bulan Romadhan sudah diampunkan semua dosa-dosanya, dan dibangunkan untuk tasbih dan tahlil sebuah rumah di surga dari zamrud yang hijau di dalamnya ada yagut yang merah, didalam yagut itu ada kemah dari permata yang berlubang dan di dalamnya ada bidadari yang memakai dua gelang emas bertaburkan yagut merah yang dapat menerangi bumi semuanya.
3. Andaikan hamba-hamba itu mengetahui kebesaran rahmat yang turun di bulan Romadhan, niscaya umatku akan menginginkan supaya Romadhan itu satu tahun penuh. Lalu ada orang dari khuza’ah bertanya ; Ya Rosulullah ceritakan kepada kami apa yang terkandung di dalamnya. Maka Rosulullah menjawab ; sesungguhnya surga itu dihias pada bulan Romadhan tiap tahun, maka bila tiba pertama bulan Romadhan mendesir angin dari bawah ‘Arsy maka bernyanyilah daun-daun pohon-pohon surga, lalu keluar bidadari untuk melihat keadaan itu, lalu mereka berdo’a ; Ya Tuhan berilah untuk kami dalam bulan ini suami dari para hamba-hamba-Mu yang menyenangkan, juga mereka senang dengan kami. Maka tiada seorang yang puasa melainkan akan dikawinkan dua bidadari yang di dalam kemah dari permata yang berlubang sebagaimana firman Alloh ; Dan bidadari itu tetap berada dalam kemah-kemah. Dan tiap bidadari memakai tiap bidadari memakai tujuhpuluh pakaian yang masing-masing berbeda-beda warnanya, sebagaimana juga diberi tujuhpuluh macam minyak harum, dan untuk tiap bidadari satu tempat tidur dari yagut merah, dianyam dengan permata, dalam tiap tempat tidur terdapat tujuhpuluh kasur yang sepreinya dari sutera yang berkilauan, tiap bidadari mempunyai tujuh puluh pelayan. Ini semua untuk tiap hari puasa, selain amal-amal yang lain.
4. Nabi Muhammad SAW bersabda ; Saya keluar kepadamu ini dan saya akan memberitahu kepadamu tentang lailatul qadr, tetapi lalu saya kuatir kalau-kalau kamu bersandar kepadanya dan semoga menjadi lebih baik, karena itu kamu cari lailatul qadr itu pada malam dua puluh satu, dan duapuluh tiga, dan duapuluh lima, dan dua puluh tujuh, dan pada akhir Romadhan, dan tanda-tandanya udara malam itu terang sedang tidak panas dan tidak dingin, matahari terbit pada pagi harinya tidak tajam cahahanya, siapa yang bangun pada malam lailatul qadr terdorong oleh iman dan benar-benar mengharap ridho pahala dari Alloh, maka Alloh akan mengampunkan semua dosa yang terjadi sebelumnya.
Bulan Romadhan, bulan dimana datangnya membawa rahmat juga barokah Alloh untuk kita, sedang keluarnya membawa dosa-dosa kita disebabkan ampunan Alloh. Sungguh..amat merugi orang-orang melewati bulan itu tapi tidak mendapatkan apapun. Na’udzubillah...Selamat menikmati jamuan Alloh,. Selamat berburu full bonus pahala. Selamat menjemput bidadari yang tidak pernah disentuh oleh jin dan manusia (QS. Ar-Rohmaan ; 56) 
**)I(**)I(**mustika

(read more ...)
Al-Ukhuwwah (persaudaraan) adalah hendaknya hati dan jiwa bersatu dengan ikatan akidah, sedangkan akidah sendiri merupakan ikatan yang paling kuat dan paling mahal.
Persaudaraan Islam sebagai pertalian akidah yang menyatukan kaum muslimin satu sama lain serta ikatan Rabbani yang mengikat hati mereka, serta hubungan kedekatan karena Alloh. Ini merupakan salah satu ikatan iman yang paling kuat. (kitab waajibatul Ukhuwwah wa takaafulifuhaa)
Ukhuwwah, ibarat bangunan yang kukuh, satu bagian menguatkan bagian lainnya atau ibarat satu tubuh yang apabila satu anggotanya merasakan sakit maka anggota tubuh lainnya ikut merasakan demam dan berjaga.
Persaudaraan sebagai ikatan akidah, menjadikan mereka keras terhadap orang-orang kafir tetapi saling berkasih sayang sesama mereka. (QS. Al-Fath : 29). Sabda Rosululloh yang diriwayatkan oleh Ahmad “ Sekuat-kuat ikatan iman adalah cinta karena Alloh dan benci karena Alloh”. (Hadits-hadits sejenis dapat dilihat di kitab Riyadhus Shalihin-nya Imam Nawawi pada bab Keutamaan Cinta dan Anjuran Saling Mencintai karena Alloh).
Islam telah menjelaskan hak-hak dan kewajiban-kewajiban Al-Ukhuwwah yang praktis dan riil sehingga menjadikannya sebagai tanggung jawab, dan bukan sekadar teori ataupun ucapan belaka.
a. Ukhuwwah akan membantu dalam ketaatan kepada Alloh
Sabda Rosul SAW.,”barangsiapa yang Alloh menghendaki kebaikan padanya, maka Alloh akan mengarunianya seorang sahabat akrab yang sholeh. Jika ia lupa, sahabatnya mengingatkannya, dan jika ia ingat, maka sahabatnya itu akan membantunya.” Sedang Umar bin khatab ra berkata, “Hendaklah kamu mencari sahabat-sahabat yang jujur, hiduplah dalam naungan mereka, karena mereka adalah perhiasan dalam kelapangan dan tabungan dalam cobaan.”
b. Ukhuwwah adalah rasa sepenanggungan dan kesadaran terhadap kebutuhan saudara serta usaha untuk membantu memenuhinya. Sesuai dengan sabda Rosululloh SAW.,”Sungguh, salah seorang dari kamu berjalan kepada saudaranya dalam rangka memenuhi kebutuhannya -ia membuat isyarat dengan jarinya- itu lebih baik daripada ia beri’tikaf di masjidku ini selama dua bulan.” (HR. Hakim. Sanad shasih)
c. Ukhuwwah adalah kesetiakawanan dalam hal materi
Sabda Rosululloh SAW,”Barangsiapa meringankan dari seorang muslim satu kesulitan di dunia, niscaya Alloh memberikan keringanan baginya dari satu kesulitan di antara kesulitan-kesulitan di hari kiamat. Barangsiapa yang memudahkan seorang yang kesulitan, niscaya Alloh memudahkannya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim, niscaya Alloh menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Dan Alloh akan selalu menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.” (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’I, dan ibnu Majah)
d. Ukhuwwah adalah kesetiakawanan sosial, dari yang sederhana sampai yang paling penting
Rosululloh SAW bersabda,”Hak seorang muslim yang wajib ditunaikan oleh muslim lainnya adalah jika kamu berjumpa dengannya, ucapkanlah salam kepadanya, jika ia mengundangmu maka penuhilah undangannya, jika ia minta nasehatmu maka nasehatilah ia, jika ia bersin lantas mengucapkan Alhamdulillah maka jawablah yarhamukalloh, jika ia sakit maka jenguklah, dan jika ia meninggal maka antarkanlah ke makamnya.” (HR. muslim)
e. Ukhuwwah adalah keakraban, kecintaan, dan kasih sayang
Rosululloh SAW bersabda,”Janganlah kalian saling memutus hubungan, janganlah saling menjauhi, janganlah saling membenci, dan janganlah saling mendengki, tetapi jadilah kalian hamba-hamba Alloh yang bersaudara. Seorang muslim tidak halal untuk mengucilkan saudaranya melebihi tiga hari.” (HR. Malik, Bukhori, Abu Dawud, Tirmidzi). Sabda Rosululloh,”janganlah kalian meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya (berupa) menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-seri.” (HR. Muslim). Sabda Nabi SAW yang lain,”Semua kebajikan adalah sedekah, dan salah satu kebajikan adalah kamu menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-seri, atau kamu menuangkan air dari embermu ke bejana saudaramu.” (HR. Tirmidzi). Sabda Nabi SAW “Hendaklah kamu sekalian saling memberi hadiah, niscaya kamu saling mencintai dan akan hilanglah dendam kesumat.” (HR. Mutafaqun ‘alaih)
f. Ukhuwwah adalah kecemburuan dan kesetiaan
Rosululloh SAW bersabda,”barangsiapa melindungi kehormatan saudaranya, niscaya Alloh melindungi wajahnya dari api neraka di hari kiamat.” (HR. Tirmidzi). Sabda Rosululloh Saw,”Doa seseorang untuk saudaranya dari kejauhan itu mustajab. Di kepalanya ada malaikat yang ditugasi. Setiap kali ia mendoakan kebaikan untuk saudaranya, maka malaikat yang ditugasi itu berkata,”Amiin, semoga kamu juga mendapatkan yang serupa.” (HR. Muslim)
Sumber ;
Al Qur’an
Imam Nawawi ~terjemahan & syarah Riyadhus sholihin
Fathi yakan~Rajab 1427 H~Komitmen Muslim sejati~ intermedia

(read more ...)