Jul 28
Keno opo ati digawe kuciwo
wong nyatane rizki tan keno di nyono
lha njur ngopo urip di gawe nelongso
wong nasibe wis di nulis sing kuwoso
Gusti ora sare
Gusti ora sare
Gusti Allah pirso karo awake dewe
Mengapa hati dibuat kecewa
bila kau tau dunia sementara
mengapa jiwa selalu merana
bila kau hidup dalam naunganNya
Allah tidak tidur
Allah tidak tidur
Allah Maha tau segala-galanya
Gusti ora sare
Gusti ora sare
Gusti Allah pirso karo awake dewe
didunia hidup hanya sementara
carilah dunia cukup yang sekedarnya saja
di akhirat hidup untuk selamanya
bersiaplah dengan bekal iman dan taqwa
didunia hidup hanya sementara
carilah dunia cukup yang sekedarnya saja
di akhirat hidup untuk selamanya
bersiaplah dengan bekal iman dan taqwa
Gusti ora sare
Gusti ora sare
Gusti Allah pirso karo awake dewe
Album : Gusti Ora Sare
Munsyid : Suara Syuhada
(read more ...)
Apr 16
Entah tinggal berapa lama lagi senja akan berakhir,
sedang lilin belumlah siap menyambut malam,
dan selimut belum jua tergeraikan,
raga pun tiada suntuk menanggung beban,
meski ujian demi ujian adalah isyarat.
Akankah esuk tanpa harapan lagi,
akankah malam tanpa nafas kehidupan,
akankah tiada kesempatan kembali ke pagi
dimana aku bisa bersucikan embun malam.
Dan ketika di ujung waktu Engkau bisikkan asa,
adalah kenikmatan saat ku sentuh Mihrab-Mu,
kasih sayang-Mu menentukan melafazkan bait-bait kehidupan,
meng-Agung-kan Mu hingga akhir waktu....
(read more ...)
Apr 13
Laa ilahaillalloh....
pernah kalimah itu aku wiridkan,
untuk mengikis kerak-kerak hati
yang telah menjadi jelaga hitam di masa remaja-ku.
Yang bisa membuka jalan hati dalam gundah...
Yang dapat meredam gejolak angan yang mengambang...
Yang mampu menghempas diri dari sudut-sudut kegelapan ...
Sungguh : Ada saatnya aku perlu diam,
menahan pejam, menyatukan rasa...
Dan ketika itu, berjuta sesal dan kenangan seakan tanpa pahala.
Laa ilahaillalloh...
Kini, ranting-ranting yang berserakan dalam jiwa-ku
telah aku kemas dalam ikatan untuk Sang Khalik...
dan simpul-nya akan menjadi cabang tawakal bagi seorang mustami.
(dalam catatan mustika by EY@Sleman)
(read more ...)
Apr 12
Satu saat : Dalam sebuah simpuh
Aku mencoba menguak sisa pagi yang
tinggal sepertiga-nya.....
Hening : terasa damai dan menyentuh diam-ku,
manakala tasbih...takbir dan tahmid
mulai menggulir disela isak-tangisku.
Ada yang tersenggal, apabila luka-demi luka
yang pernah tergores : menimbun hati-ku
ketika Azab sudah tak mampu,
meluruskan Garis hidup disela lalu.
Kini... Aku telah menjumpai berpuluh pagi....
dan beribu doa seakan menyantuni malam-malam terakhir-ku :
Aku rindu pagi...tapi lebih senang menyelami
malam terakhir dengan doa-mu.
Dalam catatan mustika oleh EY-Sleman
(read more ...)